Senin 06 Juli 2020, 23:00 WIB

Mensos : Pemda Ikut Lancarkan Penyaluran Bansos

Ihfa Firdausya | Humaniora
Mensos : Pemda Ikut Lancarkan Penyaluran Bansos

Antara/Arir Firmansyah
Penyaluran bansos bagi warga terdampak Covid-19 di Bogor

 

MENTERI Sosial Juliari P Batubara meninjau proses penyaluran bantuan sosial sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Citeureup dan Gunung Putri, Bogor, Senin (6/7). Penyaluran tersebut merupakan tahap 6 sekaligus tahap terakhir di gelombang pertama.

Mensos mengatakan penyaluraan bansos di Kabupaten Bogor berjalan lancar. Hal itu tidak terlepas dari kerja sama, koordinasi, serta komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah (Pemda).

“Saya kira, sebaik apapun program kementerian tanpa adanya kerja sama yang baik dengan pemda, tidak bisa berjalan. Hingga saat ini, program bansos di Bogor sudah berjalan dengan lancar dan baik," kata Mensos di Bogor, Senin (6/7).

Sejak awal, lanjutnya, Kemensos membuka pintu bagi pemerimtah provinsi dan kabupaten/ kota untuk berkoordinasi dan berkomunikasi demi kelancaran penyaluran bansos.

“Kami membuka diri sejak awal dengan pemda, mengontak para kepala daerah dan menanyakan kendala yang bisa mengganggu penyaluran bansos,” ungkap Juliari.

Kendati tidak mudah karena Bogor merupakan kabupaten terluas dan terpadat penduduknya di Indonesia, hubungan dan koordinasi yang baik antarpemerintah pusat dan daerah menjadikan penyaluran bansos sembako maupun BST berjalan dengan lancar.

Baca juga : Gugus Tugas: Kearifan Lokal Jadi Pendekatan Efektif Edukasi Covid

“Pada intinya, komunikasi dan koordinasi yang lancar menjadikan penyaluran program bansos selama ini bisa berjalan dengan baik,” terang Juliari.

Pada kesempatan tersebut, Camat Citeureup Asep Mulyana mengungkapkan, di wilayahnya telah disalurkan bansos sembako sebanyak 2.644 paket dan 231 BST.

“Alhamdulillah. Kami ucapkan terima kasih sama Pak Mensos,” kata Asep.

Pemerintah telah memperpanjang durasi penyaluran bansos hingga Desember 2020. Namun, penyalurannya dikurangi dari dua kali sebulan menjadi sekali sebulan.

Selain itu, Mensos mengatakan pihaknya tidak mentolerir terhadap aksi pemotongan bansos oleh pihak mana pun. Dia mengimbau warga untuk langsung melaporkan kepada aparat kepolisian apabila ada pelanggaran.

“Jika warga merasa dirugikan karena ada aksi pemotongan bansos, seharusnya warga menolak dan melaporkan kepada pihak kepolisian agar ditangani,” pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

Antara

Nadiem Izinkan Sekolah Daerah Terpencil Belajar Tatap Muka

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 21:33 WIB
Namun, dia menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan komite sekolah. Kunci dimulainya pembelajaran...
Antara

Nadiem Terbitkan Kurikulum Darurat, Ini Isinya

👤Andhika prasetyo 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 21:29 WIB
Regulasi itu mengatur semua jenjang pendidikan, dalam kondisi khusus atau darurat, dapat menggunakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan...
Antara

Pemerintah Izinkan KBM di Zona Kuning dan Hijau

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 09 Agustus 2020, 21:01 WIB
Pemerintah memutuskan untuk memberikan izin kepada satuan pendidikan di zona kuning dan hijau melaksanakan kembali aktivitas belajar...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya