Selasa 07 Juli 2020, 01:15 WIB

Australia Tutup Perbatasan Victoria

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Australia Tutup Perbatasan Victoria

AFP
Australia Tutup Perbatasan Victoria

 

AUSTRALIA, kemarin, menutup perbatasan beberapa negara bagiannya untuk pertama kalinya dalam 100 tahun terakhir. Langkah itu dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus korona baru (covid-19).

Menteri Utama Negara Bagian Victoria, Daniel Andrews, mengumumkan keputusan bersejarah tersebut di saat negara bagian itu mencatat peningkatan harian tertinggi kasus covid-19, yakni 127 kasus. Seorang pria berusia 90-an juga dilaporkan meninggal karena virus korona di rumah sakit.

Perbatasan New South Wales dengan Victoria yang merupakan wilayah padat di Australia ditutup setelah berlangsung pembicaraan antara menteri utama kedua negara bagian dan Perdana Menteri Scott Morrison.

"Perbatasan antara dua negara bagian ini akan ditutup untuk jangka waktu tidak terbatas, menyusul merebaknya virus korona di sana," kata Daniel Andrews.

Keputusan tersebut menandai pertama kalinya perbatasan Victoria dengan tetangganya, New South Wales, ditutup dalam 100 tahun terakhir. Penutupan pertama antara kedua negara bagian terjadi pada 1919 selama pandemi flu Spanyol.

Polisi menyatakan bakal menggunakan drone dan alat pengamatan udara lainnya untuk mengawasi perbatasan kedua negara bagian. Orang-orang yang melanggar akan mendapat denda besar atau dihukum penjara hingga enam bulan.


Masalah ekonomi

Jumlah kasus covid-19 di Melbourne, ibu kota Victoria, telah melonjak dalam beberapa hari terakhir. Kasus ini mendorong pihak berwenang menegakkan perintah menjaga jarak sosial di 30 daerah pinggiran kota dan menempatkan sembilan perumah an publik ke dalam aturan penutupan penuh.

Victoria, kemarin, melaporkan 127 infeksi covid-19 baru dalam semalam, lonjakan satu hari terbesar sejak pandemi dimulai. Negara bagian tersebut juga melaporkan satu kematian yang pertama secara nasional dalam lebih dari dua minggu, menjadikan total penghitungan jumlah korban di Australia menjadi 105 orang.

"Ini seruan cerdas, seruan yang tepat saat ini, mengingat tantangan signifikan yang kita hadapi dalam mengatasi virus ini," kata Andrews kepada wartawan di Melbourne ketika mengumumkan penutupan perbatasan dengan New South Wales.

Penutupan tersebut kemungkinan besar juga akan menjadi pukulan bagi pemulihan ekonomi Australia saat negara itu memasuki resesi pertama dalam hampir tiga dekade. Andrews mengatakan keputusan untuk menutup perbatasan dibuat bersama dengan Perdana Menteri Scott Morrison dan Menteri Utama NSW Gladys Berejiklian.

Australia bernasib lebih baik daripada banyak negara dalam pandemi virus korona dengan hanya 8.500 kasus tercatat sejauh ini. Akan tetapi, meningkatnya jumlah kasus di Melbourne baru-baru ini membuat warga cemas.

Negara tersebut juga telah melaporkan rata-rata 109 kasus setiap hari selama seminggu terakhir jika dibandingkan dengan rata-rata hanya 9 kasus setiap hari selama minggu pertama Juni. (AFP/X-11)

Baca Juga

ilustrasi

KBRI London Promosi Peluang Investasi Indonesia di Tengah Pandemi

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 12:55 WIB
KBRI London  terus berupaya meyakinkan investor dan calon investor di Inggris terkait situasi ekonomi dan politik Indonesia. Pun...
AFP/NOORULLAH SHIRZADA

Presiden Ghani Bebaskan 400 Napi Taliban

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 12:35 WIB
Istana Kepresidenan mengonfirmasi bahwa Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani mengampuni dan membebaskan sekitar 400 narapidana...
AFP/ISAAC LAWRENCE

500.000 Tabloid Pro-Demokrasi Hong Kong, Lawan Penangkapan Lai

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 11 Agustus 2020, 11:55 WIB
Tabloid pro-demokrasi itu menulis 'Apple Daily Harus Terus Berjuang' dengan gambar Lai diborgol, setelah ditangkap atas dugaan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya