Senin 06 Juli 2020, 19:04 WIB

Mari Sambut Idul Adha 2020

Caksono | Infografis
<< Geser untuk informasi lebih lanjut >>>

Umat Islam sebentar lagi menyambut Idul Adha atau Idul Qurban. Kementerian Agama menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441H/2020M menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Adha
Salat Idul Adha boleh dilakukan di lapangan/masjid/ruangan dengan syarat:

Penyelenggara

  1. Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan.
  2. Membersihkan dan mendisinfeksi area tempat pelaksanaan.
  3. Membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan.
  4. Menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/hand sanitizer di pintu/jalur masuk dan keluar.
  5. Menyediakan alat pengecek suhu di pintu/jalur masuk.
  6. Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak 1 meter.
  7. Mempersingkat pelaksanaan salat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya.
  8. Tidak mewadahi sumbangan/sedekah jemaah dengan cara menjalankan kotak.

Jemaah

  1. Dalam kondisi sehat.
  2. Membawa sajadah/alas salat masing-masing.
  3. Menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan.
  4. Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.
  5. Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan.
  6. Menjaga jarak antar jemaah minimal 1 (satu) meter.
  7. Anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berrisiko tinggi terhadap Covid-19 sebaiknya tidak mengikuti salat Idul Adha.

Panduan Penyembelihan Hewan Kurban

Syarat penyembelihan hewan kurban:
1. Penerapan jaga jarak fisik (physical distancing)

  • Dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik.
  • Hanya dihadiri panitia dan pihak yang berkurban.
  • Pengaturan jarak antarpanitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging.
  • Pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik.

2. Penerapan kebersihan personal panitia

  • Pengukuran suhu tubuh di setiap pintu/jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu oleh petugas.
  • Panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan.
  • Setiap panitia harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan.
  • Penyelenggara selalu mengedukasi para panitia agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
  • Panitia menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memerhatikan etika batuk/bersin/meludah.
  • Panitia yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri (mandi) sebelum bertemu anggota keluarga.

3. Penerapan kebersihan alat

  • Melakukan pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan.
  • Membersihkan area dan peralatan setelah seluruh prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan.
  • Menerapkan sistem satu orang satu alat.

 

Baca Juga

Butet/Widiyanto

Bung Sentil: Babak Baru

👤Media Indonesia 🕔Minggu 02 Agustus 2020, 03:05 WIB
Dok saya kok deg-degan...sesak nafas... apa saya keno covid 19...
Mi/Tiyok

Jon Bodo: Merdeka

👤Media Indonesia 🕔Minggu 02 Agustus 2020, 03:00 WIB
...
MI CAKSONO

Hak Anak di Hari Anak Nasional

👤Caksono 🕔Senin 27 Juli 2020, 23:10 WIB
SETIAP anak Indonesia harus proaktif dan bisa memperjuangkan empat hak dasar yang dimilikinya sejak lahir. Dengan demikian, anak-anak...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya