Senin 06 Juli 2020, 19:00 WIB

Berani Tawuran, KJP Siswa Dicabut

Selamat Saragih | Megapolitan
Berani Tawuran, KJP Siswa Dicabut

ANTARA/Iggoy el Fitra
Ilustrasi: Sejumlah remaja menunduk beserta senjata tajam di kantor Polsek Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (25/4).

 

DINAS Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengancam akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) setiap anak yang terlibat tawuran. Hal itu disampaikan Bambang, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Disdik Kecamatan Grogol Petamburan.

"Dinas Pendidikan DKI Jakarta tentunya Bapak Gubernur juga sudah mengeluarkan peraturan, bagi pelajar yang terlibat tawuran langsung maupun tidak dalam kegiatan tawuran tentu otomatis (KJP) akan dicabut,” kata Bambang dalam siaran langsung di akun Instagram @polres_jakbar, Senin (6/7).

Menurut Bambang, setelah pihaknya ikut mengecek para remaja yang terlibat tawuran yakni Geng Romusha Vs Pesing ternyata menggunakan obat penenang dan sabu-sabu.

Hal itu ditegaskan Bambang setelah sejumlah pelajar terlibat dalam tawuran Geng Romusha dan Geng Pesing kemarin.

Akibat tawuran tersebut, lanjutnya, dua orang mengalami luka-luka dan empat orang pelajar jadi tahanan di Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat.

“Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Karena memang pemerintah sudah mencoba bantu dengan KJP orangtua yang tidak mampu agar anak kita ini bisa sekolah dengan baik mempunyai karakter yang bagus,” ujar Bambang.

Tawuran itu bermula dari tantangan yang dilayangkan masing-masing geng melalui akun Instagram mereka.

Untuk menjaga nama baik geng dan merasa keren, mereka pun janjian tawuran di kawasan Pesing dengan membawa celurit dan golok yang didesain khusus untuk tawuran.

Lebih ironis lagi, tawuran antar-geng di kawasan Pesing itu diotaki dan didanai seorang sopir truk tawuran berdarah antara Geng Romusha Vs Pesing.

Baca juga: Tawuran di Jakarta Barat Disiarkan Live di IG

Mulanya, Geng Romusha yang mendatangi Geng Pesing.

Tawuran pertama itu mengakibatkan satu orang remaja dari Geng Pesing mengalami luka bacokan di pinggang sebelah kanan.

Kemudian pihak lawan Geng Romusha merasa tidak puas. Dan disepakati dilakukan serangan basalan. Terjadilah korban di kedua belah pihak berdarah-darah.

Kemudian barang bukti senjata tajam dan sejumlah sabu-sabu disita kepolisian untuk dijadikan barang bukti. (H-3)

Baca Juga

MI/M Irfan

Jakarta Provinsi Paling Demokratis Menurut BPS

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 12:10 WIB
Menurut hasil survei Badan Pusat Statisik (BPS) yang dirilis kemarin, Jakarta mendapat skor tertinggi dalam penilaian Indeks Demokrasi...
Antara/Dhemas Reviyanto

Polres Jakarta Utara Tidak Ditutup Sementara Akibat Covid-19

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 11:25 WIB
Disnakertrans Provinsi DKI Jakarta saat ini terus melakukan pemantauan terhadap kawasan perkantoran karena tingginya risiko penularan...
Dok.Metro TV

Tunggu Hasil Swab Test 150 Pegawainya, PN Jakbar Tutup Sementara

👤Reno Reksa 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 11:20 WIB
Guna mencegah kemungkinan pegawai lain tertular, pihak PN melakukan swab test terhadap 150 pegawainya pada 3 Agustus...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya