Senin 06 Juli 2020, 15:26 WIB

Menendang Ojol, Seorang Pria Digeruduk dan Dibawa ke Polisi

Insi Nantika Jelita | Nusantara
Menendang Ojol, Seorang Pria Digeruduk dan Dibawa ke Polisi

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI.
Para pengemudi ojek online menunggu penumpang.

 

BUNTUT dari tindakan kasar seorang pria yang menendang pengemudi ojek online (ojol) ialah dibawa ke pihak kepolisian. Hal itu dikonfirmasi oleh Ketua Presidium Garda Indonesia sebuah asosiasi ojol, Igun Wicaksono.

Aksi kasar ke pengemudi ojek online hingga jatuh tersungkur itu terekam dalam sebuah video yang diunggah di media sosial oleh akun @APLPangeran1.

Mengetahui hal tersebut, ratusan pengemudi ojol lainya yang tidak terima temanya diperlakukan kasar, beramai-ramai mendatangi rumah pria yang berlaku kasar itu. Igun nengatakan, kejadian tersebut terjadi di Pekanbaru, Riau.

"Semalam, rumah pelaku di geruduk ratusan ojol. Pelaku diserahkan ke polisi, di proses oleh kepolisian," kata Igun kepada Media Indonesia, Jakarta, Senin (6/7).

Igun mengklaim para ojol yang datang ke rumah pria yang menendang ojol itu tidak melakukan anarkis. Menurutnya, mereka hanya membawa menjemput pria itu untuk diminta pertanggungjawabanya.

"Kerugian si ojol hanya fisik saja, karena ditendang cukup keras. Dilakukan visum, akibat tendangan tersebut. Harusnya enggak usah lah tindakan arogansi itu," terang Igun

Igun mengklaim para ojol yang datang ke rumah pria yang menendang ojol itu tidak melakukan anarkis. Menurutnya, mereka hanya membawa menjemput pria itu untuk diminta pertanggungjawabanya.

"Kerugian si ojol hanya fisik saja, karena ditendang cukup keras. Dilakukan visum, akibat tendangan tersebut. Harusnya enggak usah lah tindakan arogansi itu," terang Igun.

Pihaknya menyayangkan tindakan kasar pria tersebut, padahal katanya cek cok kedua pihak itu karena masalah sepele soal tidak terima di klakson.

Igun mengatakan, awalnya si pengemudi ojol itu berhenti, karena ada seorang yang akan nyeberang. Lalu dibelakangnya ada mobil yang mengklakson. Si ojol itu membalas klakson, dan pria itu tidak menerimanya.

"Hindari lah tindakan arogansi itu. Kami juga mengimbau apabila ada tindakan arogan yang melukai atau merugikan ojol tidak perlu membalas anarkis, serahkan ke polisian untuk diproses secara hukum," pungkas Igun. (OL-4)

Baca Juga

MI/Reza Sunarya

Mayat Dalam Mobil Ternyata Pelaku Perampokan

👤Reza Sunarya 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 19:55 WIB
Warga Kampung Cikopak, Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta Jawa Barat digegerkan dengan ditemukannya sesosok...
Antara/Asep Fathulrahman

Agam Surplus Beras di Tengah Pandemi Covid-19

👤Yose Hendra 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 19:50 WIB
Pandemi covid-19 ternyata tidak memengaruhi produksi beras petani di Kabupaten Agam. dalam tiga bulan terakhir, Kabupaten Agam justru...
Antara

Diduga Kencing di Jalan, Truk BBM Pertamina Terbakar

👤Yoseph Pencawan 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 19:35 WIB
SEBELUM terbakar, diduga truk tangki tersebut kencing atau memindahkan BBM ke angkutan lain secara ilegal, di...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya