Senin 06 Juli 2020, 08:52 WIB

Penembakan di Kelab Malam AS, Dua Orang Tewas

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Penembakan di Kelab Malam AS, Dua Orang Tewas

Dok MI
Ilustrasi penembakan

 

SEPULUH orang ditembak, Minggu (5/6) dini hari, di sebuah kelab malam di Greenville, South Carolina, Amerika Serikat (AS), menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya, kata polisi. Kejadian dicurigai dengan kekerasan terkait geng.

Polisi percaya lebih dari satu penembak melarikan diri dari tempat kejadian di kelab Lavish Lounge sebelum petugas tiba.

Kerumunan orang terlibat beberapa jenis konser Fourth of July, kata Sheriff Greenville County, Hobart Lewis, pada konferensi pers pagi hari.

Baca juga: Trump akan Gelar Kampanye Terbuka di New Hampshire

Dua deputi sheriff lewat tidak lama sebelum pukul 02.00 dan mendengar suara tembakan dan melihat keributan, di tengah kerumunan sekitar 200 orang, kata Lewis.

Petugas meminta bantuan dan layanan darurat datang ke kelab, mencoba mengevakuasi orang-orang dan mengecek apakah aksi penembakan masih berlangsung, tetapi tampaknya penembak melarikan diri, kata Lewis.

Para deputi, bersama dengan polisi Kota Greenville dan petugas patroli jalan raya negara bagian datang membantu di tempat kejadian.

Masih belum ada informasi rinci tentang yang terluka atau tersangka dari pejabat di Greenville pada Minggu (5/7) siang. Tetapi Lewis melaporkan polisi sedang mencari ‘anggota geng yang dikenal’, dan insiden itu "mungkin terkait dengan geng."

Tidak ada ancaman aktif bagi publik, kata polisi.

Beberapa yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Greenville Memorial oleh orang-orang di tempat kejadian, yang lain dengan ambulans, kata Lewis.

Greenville News melaporkan sebelumnya ada penembakan pada Sabtu pagi di sebuah kelab di sebelah Lavish Lounge di Greenville County. Polisi sedang menyelidiki kemungkinan keterkaitannya, kata surat kabar. (CNA/OL-1)

Baca Juga

Thehill

Pfizer Teken Kontrak untuk Produksi Antivirus Remdesivir

👤Antara 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 22:43 WIB
Melalui kontrak tersebut pihak perusahaan dapat meningkatkan pasokan...
AFP

Bocorkan Rahasia Dagang Google, Mantan Insinyur Dipenjara

👤Antara 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 22:37 WIB
Kasus itu terjadi sebelum Anthony Levandowski menjabat kepala divisi di UBER pada...
AFP

58 Ribu Orang Teken Petisi agar Libanon di bawah Mandat Prancis

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 20:08 WIB
Petisi itu berisikan keinginan untuk menempatkan Libanon di bawah mandat Prancis selama 10 tahun ke...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya