Senin 06 Juli 2020, 08:27 WIB

Putin Sebut Amandemen Konstitusional Tepat untuk Rusia

Antara | Internasional
Putin Sebut Amandemen Konstitusional Tepat untuk Rusia

AFP/Alexei Druzhinin / Sputnik
Presiden Rusia Vladimir Putin

 

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin, Minggu (5/7), mengatakan amendemen konstitusional yang disetujui secara nasional menciptakan kondisi bagi 'perkembangan progresif' Rusia selama puluhan tahun mendatang.

Salah satu perubahan yang disetujui dalam pemungutan suara selama sepekan dan berakhir pada 1 Juli itu memungkinkan Putin mengupayakan dua masa jabatann 'tambahan' sebagai presiden dan, jika terpilih kembali, dia akan berkuasa hingga 2036.

Perubahan lainnya memberikan kekebalan kepada mantan presiden dari penuntutan, memberi satu rujukan ke Tuhan dalam konstitusi, menawarkan
perlindungan pensiun, dan membatasi pernikahan sebagai bersatunya seorang pria dan seorang perempuan.

Baca juga: Menang Referendum, Vladimir Putin Jadi Presiden Rusia hingga 2036

Kelompok oposisi mengatakan pemungutan suara itu liar dan tidak sah. Salah satu kelompok pengawas independen juga berpendapat bahwa pemilihan umum itu sangat cacat.

Namun, kantor berita Rusia mengutip Putin yang mengatakan, "Saya sangat yakin bahwa apa yang sedang kami lakukan adalah hal yang tepat dalam mengadopsi amendemen untuk konstitusi saat ini."

"Amendemen itu akan memperkuat kebangsaan kami dan menciptakan kondisi bagi perkembangan progresif negara kami selama beberapa dekade ke
depan," lanjutnya.

Kremlin memuji pemungutan suara yang luar biasa dalam mendukung amendemen tersebut sebagai kesuksesan bagi Putin, yang mengatakan pada Jumat (3/7) bahwa masyarakat Rusia membuktikan persatuan melalui pemungutan suara mendukung reformasi. (OL-1)

Baca Juga

AFP/Yuri Cortez

Menteri Perminyakan Venezuela El Aissami Sembuh dari Covid-19

👤Antara 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 08:15 WIB
Setelah dinyatakan positif covid-19, El Aissami mengaku sudah pulih dengan hasil tes...
ISAAC LAWRENCE / AFP

Perjanjian Ekstradisi Hong Kong dengan Prancis dan Jerman Ditunda

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 05:25 WIB
Kedua negara telah mempolitisasi kerja sama yuridis, sehingga merusak dasar kerja sama yuridis antara (Hong Kong) dengan Jerman dan...
AFP

Sikap Beijing Melunak di Laut China Selatan

👤(AFP/Van/X-11) 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 05:00 WIB
TIONGKOK telah memerintahkan personel militer mereka untuk tidak melakukan tembakan pertama bila terjadi insiden tak terkendali di Laut...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya