Minggu 05 Juli 2020, 19:10 WIB

HBKB di Danau Sunter, 16 Pelanggar PSBB Dites Cepat

Tri Subarkah | Megapolitan
 HBKB di Danau Sunter, 16 Pelanggar PSBB Dites Cepat

ANTARA/SIGID KURNIAWAN
Anggota Satpol PP membubarkan warga yang berkerumun di Danau Sunter Jakarta Utara, Kamis (4/6).

 

CAMAT Tanjung Priok Syamsul Huda menyebut ada 16 orang pelanggar protokol kesehatan selama pelaksanaan pekan kedua hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day di sekitar wilayah Danau Sunter, Jakarta Utara.

Menurut Syamsul, pihaknya segera melakukan penindakan terhadap para pelanggar tersebut. Selain memberikan sanksi sosial berupa menyapu jalan, maupun denda.

"Di lokasi tersebut juga stand by tenaga kesehatan, mereka yang melanggar langsung kita rapid test," kata Syamsul saat dihubungi, Minggu (5/7).

Meskipun tidak merinci angka secara pasti, tetapi Syamsul mengatakan bahwa kebanyakan pelanggar di sekitar kawasan Danau Sunter adalah tidak mengenakan masker.

Syamsul mengakui bahwa banyak warga yang memadati kawasan tersebut saat HBKB. Hal tersebut disebabkan karena ada tiga titik yang digunakan masyarkat untuk beraktifitas. Danau Sunter sendiri dibagi atas dua lokasi.

"Di sekitar itu ada tiga titik lokasi. Di situ ada GOR, Danau Sunter 1, dan Danau Sunter 2. Jadi masyarakat itu ada yang bersepeda, berarti di sekitar Jalan Danau Sunter Selatan," papar Syamsul.

Baca juga: Sudirman-Thamrin Masih Dipadati Pesepeda, Dishub Akan Evaluasi

Baik Danau Sunter 1 maupun 2 juga merupakan kawasan wisata. Dua lokasi tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas jogging track. Hal itu menyebabkan kerumunan warga, baik untuk sekadar bersantai ataupun berolahraga.

"Kalau HBKB kan di jalan rayanya, kalau tempat wisata kan bisa untuk area olahraga juga. Nah makanya kita aparat gabungan mengimbau mereka silahkan berolahraga, sepeda, silahkan untuk lari pagi, tetapi kita mengawasi pealaksanaan PSBB transisi ini," ujarnya.

Selain karena sebagai objek wisata gratis, Syamsul juga mengatakan kepadatan kawasan Danau Sunter saat HBKB juga disebabkan karena pengunjungnya yang bukan hanya dari warga Sunter.

"Ada yang dari Jakarta Pusat, Koja, Cilincing, Jakarta Timur. Bersepeda kan jauh, mungkin dia istirahatnya di Danau Sunternya, terus lanjut lagi," kilahnya.

Kendati demikan, Syamsul menutup kemungkinan untuk menambah kawasan lain sebagai lokasi HBKB. Pasalnya, di wilayah Tanjung Priok sendiri, hanya kawasan Danau Sunter lah yang dianggapnya memadai.

"Untuk wilayah Tanjung Priok kan termasuk wilayah padat. Lokasi yang memungkinkan memang di sini (Danau Sunter). Itu kan jogging track yang di Danau 1 aja kurang lebih udah 3,6 km. Belum yang di Danau 2, itu hampir 1,8 km. Ada tempat GOR, itu kan lengkap ada lapangan bola," tandasnya. (A-2)

Baca Juga

Dok. Lapas Perempuan Tangerang

Lapas Perempuan Tangerang Bagi-bagi Masker Buatan Narapidana

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 01:27 WIB
Kegiatan bertajuk 'KUMHAM Peduli KUMHAM Berbagi' tersebut berlangsung di lingkungan Lapas, yakni Jalan Mochammad Yamin, hingga...
Dok Modernland Realty

TNI Dukung Penghijauan di Jakarta Garden City

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 00:50 WIB
PENGEMBANG perumahan Jakarta Garden City, PT Mitra Sindo Sukses yang merupakan anak usaha PT Modernland Realty...
Dok MI

Hari Ini Kasus Positif di Jakarta Tembus 1000 Pasien

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 20:15 WIB
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 12.934 (orang yang masih dirawat /...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya