Minggu 05 Juli 2020, 17:10 WIB

Objek Wisata Bandung Barat Terbuka untuk Warga Luar Jabar

Depi Gunawan | Nusantara
Objek Wisata Bandung Barat Terbuka untuk Warga Luar Jabar

MI/Depi Gunawan
Petugas kepolisian mengurai kepadatan arus kendaraan di kawasan objek wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (5/7).

 

MASYARAKAT luar Jawa Barat diizinkan mengunjungi objek wisata di Kabupaten Bandung Barat pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) terhitung sejak Selasa (7/7) mendatang. Objek wisata pun boleh dikunjungi hingga 50% kapasitas dari sebelumnya hanya 30%.

Selain tetap mematuhi standar protokol kesehatan, pengelola objek wisat wajib mematuhi aturan. Pengunjung dengan usia di bawah 3 tahun serta lanjut usia 60 tahun ke atas tidak boleh masuk.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengatakan masyarakat jangan ragu untuk datang berwisata meski saat ini wilayahnya berstatus zona kuning. "Kami sudah berkomunikasi dengan gubernur, minggu depan dibolehkan, kalau akhir pekan sekarang belum. Tentu saja pengelola harus menjaga protokol kesehatan," kata Aa Umbara saat memantau objek wisata Farmhouse Lembang, Minggu (5/7).

Aa Umbara mengatakan alasan diizinkannya wisatawan luar Jawa Barat berkunjung seiring dengan berakhirnya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta hasil evaluasi pascasebulan objek wisata dibuka.

"Kita juga melihat penurunan kasus covid-19 di Bandung Barat. Kami sempat berbincang dengan pengelola wisata dan mereka siap menerima tamu dengan protokol kesehatan," terangnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Cimahi AKBP Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengungkapkan seiring diizinkannya masyarakat luar Jawa Barat berkunjung ke Bandung Barat, pihaknya akan mempertebal pengawasan di objek wisata. "Setiap objek wisata akan dikawal 5 anggota polisi serta TNI," ungkap Yoris.

Pihaknya telah mengecek kesiapan pengelola objek wisata dalam menyambut wisatawan luar daerah, dan semuanya siap mematuhi aturan yang berlaku. "Seluruh karyawan memakai masker, face shield dan sarung tangan, setiap pintu masuk juga sudah disediakan tempat cuci tangan. Nah ini yang kita harapkan, dengan kebiasaan AKB masyarakat tetap ramai berkunjung namun selalu mengedepankan bagaimana cara menghindari covid-19," bebernya.

Sementara itu, pantauan lalu lintas di kawasan wisata Lembang di awal Juli ini menunjukkan mulai adanya peningkatan arus kendaraan. Untuk mencegah penumpukan kendaraan, sejumlah anggota polisi diturunkan di beberapa titik keramaian.

Umumnya, kendaraan yang datang ke kawasan ini didominasi milik pengunjung yang datang ke objek wisata. Tidak hanya kendaraan asal wilayah Jabar, arus lalu lintas juga dipadati kendaraan luar daerah seperti Bogor, Jakarta, dan Banten. (P-2)

Baca Juga

Antara

Sambut HUT RI, Pelindo 1 Tanam 2.020 Bibit Mangrove

👤Yoseph Pencawan 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 21:00 WIB
Dalam mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan ini Pelindo 1 melakukan rangkaian program CSR (Corporate Social Rensposibility) dengan tema...
MI/Liliek Dharmawan

Belum Ada Sumber Air Baku, Kekeringan Mengancam Babel

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 20:53 WIB
Belum adanya sumber air baku di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Kekeringan saat musim kemarau menjadi ancaman bagi daerah penghasil...
Antara

Lamongan Luncurkan Aplikasi Belanja di Pasar Secara Daring

👤M Yakub 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 18:56 WIB
Langkah ini, menjadi solusi membantu pedagang pasar tradisional untuk menjual barang dagangannya pada masa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya