Minggu 05 Juli 2020, 06:25 WIB

Operasi Medis Aman Dilakukan saat Pandemi

Ata/J-3 | Humaniora
Operasi Medis Aman Dilakukan saat Pandemi

MI/ARYA MANGGALA
Bobby Singh, Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk.

 

SEMUA tindakan medis dari operasi hingga bronkoskopi dapat dilakukan apabila pasien telah terbukti tidak terinfeksi covid-19 dengan pemeriksaan tes swab.

Demikian penjelasan dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk (RSPIK) Bobby Singh dan dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular RSPIK Gusti Reza Ferdiansyah di sela-sela diskusi daring bertajuk Amankah Operasi di Rumah Sakit saat Pandemi Covid-19, kemarin.

Bobby memastikan bahwa tindakan ­operasi di rumah sakit aman dilakukan saat pandemi covid-19. “Aman. Kalau kita sudah screening, tindakan operasi bisa dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah dite­rapkan berdasarkan aspek new normal dan patient safety. Memang terkesannya lebih banyak pemeriksaan, tapi demi keselamat­an kita bersama,” ujar Bobby.

Selain itu, keamanan RS dari kesiapan tenaga kesehatan hingga ruangan operasi dan ruang rawat yang steril juga menjadi syarat mutlak untuk melakukan tindakan medis. Hal tersebut, terang dia, wajib dilakukan guna menghindari rumah sakit menjadi tempat penyebaran baru virus mematikan tersebut.

Meski tindakan operasi dinyatakan aman dilakukan saat pandemi covid-19, sambung Gusti Reza, pihak dokter akan tetap memprioritaskan kasus yang paling darurat untuk mencegah penularan covid-19 ke tenaga kerja ataupun pasien.

“Kita harus memilah pembedahan mana yang dilakukan. Diutamakan untuk pasien dengan penyakit akut. Ini penting karena sehubungan dengan APD kita yang tidak terlalu banyak. Apabila kita kekurangan APD dan harus menangani pasien banyak, kita akan kewalahan,” katanya.

Di samping itu, imbuhnya, pihak RS juga mempertimbangkan ketersediaan ICU dan ventilator yang kini banyak dibutuhkan pasien covid-19. “Kalau diobati bisa, di­obati dulu tanpa dilakukan operasi itu lebih bagus atau bisa juga ditunda karena kita tidak bisa memastikan kapan pandemi ini berakhir sehingga kita tetap harus klasifikasi pembedahan,” tandasnya. (Ata/J-3)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Anggaran Bertambah, Mensos Minta Penyerapan Selesai November 2020

👤Ihfa Firdausya 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 08:45 WIB
Per tanggal 13 Agustus 2020, dengan anggaran Rp134,008 triliun realisasi anggaran Kemensos mencapai Rp75,583 triliun...
Ist

PTI Beri Pelatihan Wirausaha Kuliner kepada Sahabat Disabilitas

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 05:58 WIB
Berkolaborasi dengan  sekolah Highscope Bintaro, pelatihan ini diadakan antara lain untuk menjadi bagian dalam mengatasi kondisi...
Dok Kemendikbud

Bersama Hadapi Korona, Bersama Bangkitkan Bangsa

👤S2-25 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 05:21 WIB
Meski dalam kondisi situasi pandemi, visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya