Sabtu 04 Juli 2020, 08:00 WIB

Cegah Covid-19, Pejabat Klaten Jalani Rapid Test

Djoko Sardjono | Nusantara
Cegah Covid-19, Pejabat Klaten Jalani Rapid Test

MI/Djoko Sardjono
Pejabat pemkab Klaten jalani pemeriksaan rapid

 

DINAS Kesehatan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, secara aktif melakukan upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran covid-19. Salah satunya dengan menggelar rapid test bagi pejabat di lingkungan pemerintah daerah yang diadakan di Pendopo Pemkab Klaten, Jumat (3/7).

Sekitar 32 pejabat yang menjalani rapid test di antaranya sekretaris daerah dan asisten, sekretaris dewan, inspektorat, kepala dinas, kepala badan, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Hasil rapid test semua pejabat menunjukkan nonreaktif.

Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Jaka Sawaldi mengungkapkan rapid test untuk pejabat pemerintah itu penting dilakukan untuk antisipasi dan pencegahan virus korona. Terlebih, saat ini, terdapat fenomena orang tanpa gejala (OTG) yang positif covid-19.

"Dengan dilakukan rapid test, kita akan tahu sejauh mana kondisi kesehatan pejabat Pemkab Klaten, terutama kepala OPD dalam melaksanakan tugas pencegahan covid-19. Kalau diketahui ada yang reaktif akan segera ditindaklanjuti," kata Jaka.

Baca juga: Pemkab Klaten Salurkan Bantuan Sembako Tahap II

Menurut Jaka, para kepala OPD turut berisiko tertular covid-19. Sebab, tugas mereka itu melayani masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian persebaran virus korona. Apalagi, mobilitas mereka tinggi dan berkontak erat dengan banyak orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Klaten Cahyono Widodo menjelaskan tujuan para pejabat menjalani rapid test untuk mengetahui kondisi kesehatan yang bersangkutan. Selain itu, untuk memetakan kondisi dan kasus covid-19 di Kabupaten Klaten.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Klaten telah melakukan rapid test anggota komunitas atau pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penanganan kasus korona di Kabupaten Klaten, seperti relawan pemulasaran jenazah covid-19 maupun tenaga kesehatan di puskesmas.

"Kami juga berencana akan melakukan rapid test secara massal pihak-pihak di tingkat kecamatan dan desa. Mereka itu berisiko tinggi karena terjun langsung di tengah masyarakat dalam upaya antisipasi dan pencegahan persebaran covid-19," pungkasnya.(OL-5)
 

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Besi Pembatas Jalan di Ampera Rusak, BBPJN Anggarkan Rp40 Juta

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 16:44 WIB
BBPJN Sumsel telah menganggarkan Rp40 juta  untuk memperbaiki 135 bollard atau besi pembatas Jembatan Ampera yang rusak dan...
Antara

Muarojambi Mulai Terbakar

👤Solmi 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 16:09 WIB
Hampir sepuluh hektare lahan di sekitar konsesi sebuah korporasi di Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Taman Rajo, terpanggang semenjak...
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Satu Keluarga Reaktif, Warga Perumahan di Cianjur Ikut Tes Rapid

👤Benny Bastiandy 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 15:25 WIB
Kasus reaktif covid-19 bermula dari salah seorang warga yang memiliki anak tinggal di Bekasi. Setiap pekan si anak pulang ke Cianjur...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya