Sabtu 04 Juli 2020, 06:40 WIB

PGN Dukung Pertumbuhan Kawasan Industri Sumut

RO/E-2 | Ekonomi
PGN Dukung Pertumbuhan Kawasan Industri Sumut

DOK PGN
PGN berkomitmen dalam pengembangan infrastruktur dan inovasi layanan gas bumi yang andal membantu meningkatkan produkvitas industri Sumut.

 

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) yang juga berperan sebagai subholding gas, setelah merealisasikan kebijakan penetapan harga gas sektor industri tertentu sebesar US$6 per MMBTU, optimistis untuk mengembangkan infrastruktur dan layanan gas bumi dalam mendukung pertumbuhan industri di berbagai wilayah. Salah satunya ialah di wilayah Sumatra bagian utara sebagai wilayah yang telah menerima manfaat kebijakan sesuai Kepmen ESDM 89.K/2020 pada Juni 2020.

“Wilayah Sumatra bagian utara ialah salah satu wilayah potensial yang dapat bertumbuh lebih cepat dengan tersedianya energi baik gas bumi dengan harga yang kompetitif, khususnya di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang dibangun pemerintah untuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah,” ujar Direktur Komersial PGN, Faris Aziz, kemarin.

Faris menjelaskan, dengan pemberlakuan harga gas sebesar US$6 per MMBTU pada industri tujuh sektor tertentu secara proporsional, PGN telah merealisasikannya di wilayah Medan untuk 19 pelanggan.

Wilayah operasi PGN area Sumatra bagian utara meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Simalungun. Di Simalungun, PGN Group melalui PT Pertagas Niaga telah menyalurkan gas bumi ke KEK Sei Mangkei sebesar 3.600 MMBTUD untuk PT Unilever Oleochemical Indonesia yang menjadi konsumen gas terbesar dengan volume pemakaian sekitar 2.400 MMBTUD.

Di KEK Sei Mangkei, aktivitas produksi industri Oleochemical mampu menghasilkan 200.000 ton/tahun produk oleochemical, seperti fatty acid, surfactant, gly­cerin, dan coap doodle. Selanjutnya, dari produk-produk tersebut membangkitkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti jasa katering, perumahan, kebersihan, dan transportasi.

KEK Sei Mangkei telah terakses infrastruktur gas bumi melalui pipa transmisi Belawan-Sei Mangkei sepanjang 500 km yang dioperasikan oleh PT Pertamina Gas (Pertagas). Dari infrastruktur jaringan pipa itu, PGN melakukan optimalisasi untuk memenuhi kebutuhan ­energi tujuh sektor industri tertentu dan mendorong kemajuan industri oleochemical. (RO/E-2)

 

Baca Juga

Ist

Pelanggan Naik, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api di Bulan Agustus

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 09:11 WIB
Terdapat tujuh kereta api jarak jauh yang kembali dioperasikan oleh KAI pada akhir pekan dan tanggal tertentu di bulan Agustus...
ANTARA/HO-Pertamina EP

Pertamina EP Serahkan Hasil Rehabilitasi DAS

👤 (Ant/E-1) 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 05:45 WIB
PT Pertamina EP selaku pemegang izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) menyerahkan hasil penanaman rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS)...
ANTARA FOTO/Siswowidodo/hp.

Simplifi kasi Cukai tidak Perlu Diterapkan

👤 (RO/E-1 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 05:40 WIB
RENCANA penerapan simplifi kasi penarikan cukai 2021 dianggap akan merugikan pemerintah dan ma syarakat secara...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya