Sabtu 04 Juli 2020, 01:45 WIB

Penghormatan Berujung Pembantaian

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Penghormatan Berujung Pembantaian

AFP
Gelandang Manchester City Raheem Sterling (kedua dari kanan) melepaskan tendangan ke gawang Liverpool yang dijaga Alisson Becker

 

SESUAI janji, pelatih Manchester City Pep Guardiola dan anak asuhnya memberikan penghormatan atau guard of honour kepada Liverpool ketika kedua tim berjumpa pada Jumat (3/7) kemarin dini hari di Stadion Etihad.

Akan tetapi, siapa sangka ternyata Liverpool yang datang dengan kepala terangkat malah pulang dengan kepala tertunduk karena dipermalukan tuan rumah dengan skor  0-4.

Penalti Kevin De Bruyne mengawali pesta gol the Citizens julukan City. Setelahnya, Raheem Sterling dan Phil Foden ikut menyumbang gol. Bunuh diri Alex Oxlade-Chamberlain kemudian melengkapi nestapa Liverpool.

Guardiola pun melontarkan kelakar bahwa pemain Liverpool kemungkinan terlalu banyak minum bir sepekan terakhir untuk merayakan gelar juara Liga Primer Inggris.

“Saya pikir mereka minum banyak bir, pekan lalu, tetapi mereka di sini tanpa bir dalam darah mereka untuk memenangi pertandingan ini,” kata Guardiola.

Meski demikian, Guardiola tetap memuji penampilan impresif skuad yang diasuh Juergen Klopp itu. “Mereka benar-benar fokus bahkan tidak berterima kasih pada guard of honors (yang City berikan). Jadi, (kemenangan) ini sangat penting,” ujar Pep.

Hasil kontra City tentu melahirkan anggapan bahwa Liverpool tidak cukup termotivasi untuk melawan De Bruyne dkk setelah dinobatkan sebagai juara Liga Primer. Namun, Klopp menegaskan bahwa para pemainnya menunjukkan sikap brilian meski tidak mendapat poin penuh.

“Apakah laga ini penting bagi kami? Saya melihat sikap yang brilian,” kata Klopp.

“Mereka (City) berpikir lebih cepat dari kami. Permainan kami kurang mengalir. Anda punya masalah masif melawan City. Ada momen-momen bagus dari kami. Kami punya beberapa peluang, tapi tak memaksimalkannya. Ini hasil yang harus kami terima,” kata Klopp.

“City luar biasa. Saya melihat musim mereka, tak sekali pun mereka main jelek,” lanjutnya.

Seusai pertandingan, Sterling terlihat dalam kondisi berapi-api dan menyatakan bahwa menang dari Liverpool menunjukkan bahwa City siap menjadi juara musim depan.

“Kami sudah diuji melawan juara saat ini. Kami menjalaninya dengan brilian,” kata Sterling. “Musim depan sudah dimulai dan kami sudah melakoninya dengan baik,” sambung dia.


Dirugikan VAR

Di laga lain, Tottenham Hotspur dibuat malu di markas Sheffield United. Jose Mourinho menilai video assistant referee (VAR) jadi biang keladi kekalahan the Lillywhites 1-3.

Pelatih asal Portugal itu menyebut VAR telah   menghilangkan unsur ‘keindahan dalam sepak bola’. Pemicunya tak lain karena timnya dirugikan kerena VAR. Tiga gol kemenangan Sheffield dicetak Sander Berge (31’), Lys Mousset (69’), dan Oliver McBurnie (84’). Adapun satu gol Tottenham dicetak  Harry Kane (90’).

Kane sebenarnya mencetak gol di babak pertama, tapi dianulir wasit yang memutuskannya setelah melihat VAR. (AFP/Goal/R-3)

Baca Juga

Antara/M. Risyal Hidayat

Pemain Masih Isolasi Mandiri, Latihan Timnas Belum Lengkap

👤Akmal Fauzi 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 22:33 WIB
Dari 29 nama timnas Indonesia senior yang dipanggil, ada lima pemain yang tak ikut berlatih. Mereka adalah Ilija Spasojevic, Osvaldo Haay,...
CARLO HERMANN / AFP

Misi Berat Gattuso Redam Messi

👤Akmal Fauzi 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 22:15 WIB
Menilik catatan, laga di Camp Nou nanti adalah misi berat bagi I Partenopei. Tiga lawatan terakhir ke Negeri Matador malah selalu berbuah...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Penundaan Latihan, Shin Tae-yong: PSSI Butuh Waktu Swab Test

👤Antara 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 21:59 WIB
PSSI harus memeriksa kesehatan semua pemain dan itu memang memerlukan waktu cukup...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya