Sabtu 04 Juli 2020, 01:15 WIB

Partai Republik Khawatir Trump bakal Kalah di Pilpres AS

Partai Republik Khawatir Trump bakal Kalah di Pilpres AS

AFP
Kampanye Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sepi dari pendukungnya di Tulsa, Oklahoma

 

BEBERAPA petinggi Partai Republik mulai khawatir jelang kontestasi pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) pada November nanti. 

Pasalnya, sejumlah kebijakan Presiden Donald Trump belakangan ini dinilai telah menurunkan popularitasnya jika dibandingkan dengan lawannya, Joe Biden, dari Partai Demokrat.

Beberapa jajak pendapat dari sejumlah media di AS menunjukkan suara untuk Trump selalu berada di belakang Biden. Apalagi dengan kebijakan penanganan covid-19, ekonomi, dan juga kasus rasial di AS membuat kekhawatiran tersebut mulai terasa di kubu Republik.

“Dia harus kembali dan menjadi presiden yang dapat diterima dan kemudian mengalahkan Biden,” kata seorang politisi Republik seperti dilansir CNA, Jumat (3/7).

“Orang bertanya apakah dia menginginkan (periode 2) ini lagi? Apakah dia mencari strategi lain?” sambungnya.

Beberapa pendukung kecewa ketika Trump tidak menanggapi secara langsung rencana masa jabatan keduanya. Dalam acara Fox News Channel, Trump hanya menguraikan kebijakannya di periode partama untuk membangun kembali ekonomi AS menghadapi Tiongkok. Hal itu tidak menentukan apa yang bisa dia lakukan 4 tahun mendatang.

“Dia perlu menguraikan mengapa dia menginginkan masa jabatan keduanya,” kata pejabat Partai Republik yang akrab dengan dinamika internal Gedung Putih.

Dalam sebuah memo pada Minggu (28/6) wakil manajer kampanyenya, Bill Stepien, justru menolak angka-angka jajak pendapat. Menurut data internal pihaknya, Trump se harusnya memimpin dari Biden sebab antusias pemilih dan pendukungnya tetap kuat di berbagai negara bagian yang menjadi basis kemenangan.

Salah satu jajak pendapat yang dilakukan Reuters/Ipsos terbaru menunjukkan keunggulan Biden atas Trump. Jajak pendapat yang dilakukan se cara online minggu ini tersebut memantapkan Biden dengan keunggulan delapan poin persentase.

Pekan lalu, Biden juga unggul terhadap Trump. Jajak pendapat itu menunjukkan margin 10 poin persentase. (CNA/Van/I-1)

Baca Juga

AFP

Michelle Obama Berbagi Pengalaman Soal Menopause

👤Bagus Pradana 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 03:35 WIB
Michelle itu juga menceritakan pengalaman suaminya, Barack Obama, yang menurutnya mulai terbiasa dan mahfum saat berada di sekitar wanita...
AFP/PIERRE ALBOUY.

WHO Sebut Kendala Utama Membuka Sekolah Kembali saat Pandemi

👤Antara 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 23:40 WIB
Dua dari lima sekolah di seluruh dunia mengalami krisis fasilitas untuk mencuci tangan, yang berdampak pada sekitar 818 juta...
AFP PHOTO / Lionel BONAVENTURE

Kurangi Pesta, Airbnb Batasi Pengguna di Bawah 25 Tahun

👤Antara 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 23:35 WIB
Airbnb sejak tahun lalu mulai bertindak karena banyak pengguna membuat pesta penuh kegaduhan yang mengganggu lingkungan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya