Jumat 03 Juli 2020, 21:33 WIB

Sudah 99 Daerah Berstatus Zona Hijau Covid-19

Atalya Puspa | Humaniora
Sudah 99 Daerah Berstatus Zona Hijau Covid-19

MI/ BARY FATHAHILAH
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Prof. Wiku Adisasmito.

 

PERKEMBANGAN jumlah wilayah administrasi di Indonesia yang berstatus zona hijau mencapai 99 daerah. Jumlah berstatus zona hijau ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 (Gugus Tugas Nasional) per 28 Juni 2020. Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Prof. Wiku Adisasmito.

Daerah zona hijau tersebut terdiri dari 66 daerah yang sejak awal tidak memiliki kasus positif COVID-19 dan 33 daerah yang pernah memiliki kasus namun tidak ada penambahan kasus baru selama empat minggu terakhir.

“Yang disebut tidak ada kasus baru itu adalah selama empat minggu terakhir tidak ada kasus baru, dan kasus yang ada (sudah) sembuh seratus persen,” ujar Wiku di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (3/7).

Pembaruan perubahan peta zonasi risiko covid-19 di Indonesia dilakukan setiap minggu sehingga pemerintah daerah dan masyarakat dapat melakukan penyesuaian diri. Pembaruan tersebut dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia di situs web https://covid19.go.id/.

“Dari Mei sampai dengan tanggal 28 Juni di situ terlihat daerah merahnya dari banyak, makin lama, makin turun. Artinya risiko peningkatan kasusnya dari waktu ke waktu turun,” jelasnya mengenai penurunan jumlah daerah berstatus zona merah di Indonesia.

Wiku juga menjelaskan bahwa persentase daerah di Indonesia dengan risiko peningkatan kasus yang rendah dan tidak berdampak mencapai angka 50 persen. Akan tetapi, perubahan peta zonasi ini terjadi dengan sangat dinamis. Daerah berstatus zona hijau pun sewaktu-waktu dapat berubah menjadi zona kuning, oranye, atau bahkan merah.

“Jadi dia harus tetap menjaga, misalnya (daerah) yang tidak pernah terdampak (kasus), jangan sampai ketularan dari tempat lain,” ucapnya.

Sementara Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyampaikan bahwa caranya menangani pandemi covid-19 di provinsi tersebut adalah dengan meningkatkan koordinasi antar kabupaten atau kota. Selain itu, rapid test juga dilakukan sebanyak-banyaknya.

“Pengalaman saya, daerah yang paling banyak melakukan rapid test, sekarang ini tingkat keterjangkitannya semakin kecil,” imbuhnya saat dialog melalui ruang digital bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Kalimantan Barat saat ini merupakan provinsi dengan daerah-daerah berstatus zona kuning dan oranye. Persentase kumulatif kesembuhan kasus positif covid-19 di provinsi tersebut melebihi angka 80 persen per 3 Juli 2020. Sutarmidji bahkan melakukan pemantauan menu makanan di rumah sakit sebagai upaya menjaga imunitas masyarakat Kalimantan Barat.

Masker dan sarung tangan telah disediakan untuk mendukung pelaksanaan protokol kesehatan di lingkungan pasar.

“Di pasar-pasar yang nggak pakai masker, nggak boleh belanja. Pedagang yang nggak pakai masker dan sarung tangan, tidak boleh jualan,” tambahnya.

Terakhir, Sutarmidji memberikan imbauan terhadap seluruh kepala daerah di Indonesia untuk rutin mencari tahu data perkembangan kasus covid-19 di daerahnya, sehingga masing-masing kepala daerah dapat melakukan pengontrolan lebih lanjut. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Merokok Meningkatkan Potensi Terjangkit Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 06:48 WIB
Banyak studi yang telah dilakukan, potensi perokok terjangkit Covid-19 bisa dua sampai tiga kali lebih tinggi dari yang bukan perokok. Asap...
DOK DENPASAR 12

Pandemi Ancam Kesehatan Jiwa Masyarakat

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 06:30 WIB
Orang muda berpotensi lebih besar mengalami gangguan cemas menyeluruh (GCM). Orang yang menghabiskan banyak waktu membahas pandemi juga...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Sekolah Diimbau Berani Buka Tutup

👤Bay/H-1 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 06:20 WIB
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengimbau agar unit pendidikan ke depannya harus terbiasa dengan sistem buka...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya