Jumat 03 Juli 2020, 18:12 WIB

Polisi Tangkap Sembilan Orang Buntut Penusukan Babinsa

Tri Subarkah | Megapolitan
Polisi Tangkap Sembilan Orang Buntut Penusukan Babinsa

Ilustrasi
Penusukan

 

POLRES Metro Jakarta Barat tangkap sembilan orang terkait kasus penusukan satu anggota Babinsa Kodim Jakarta Barat, Serda Saputra meninggal dunia.

Kesembilan tersangka yang ditangkap pihak kepolisian antara lain berinisial R, AE, S, AS, R, A, AN, RA, dan J. Audie menyebut mereka tergabung dalam kelompok JB. Sementara itu, masih ada dua pelaku yang merupakan oknum TNI AD.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru, para pelaku yang ditangkap pihaknya adalah warga sipil yang merupakan rekan oknum Marinir berinisial Letda RW. Oknum marinir tersebut merupakan pelaku penusukan Serda Saputra.

"Total semua pelaku itu ada 12 orang. Namun yang kami amankan sembilan orang, karena tiga lagi diamankan oleh polisi militer," kata Audie di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (3/7).

Peristiwa tersebut bermula saat Letda RW menyambangi Hotel Mercure untuk menanyakan keberadaan kekasihnya, pada Senin (22/6). Namun dari keterangan petugas di sana, tidak ditemukan nama yang disebut Letda RW. Karena penasaran, sambung Audie, Letda RW lantas terlibat keributan dengan petugas keamanan hotel hingga memecahkan thermogun.

Audie menjelaskan bahwa setelah kejadian tersebut, Letda RW sempat pergi. Namun, Letda RW datang lagi ke lokasi dengan membawa sembilan rekannya yang saat ini sudah ditangkap polisi, dan dua oknum TNI AD.

Baca juga : 1 Eks Pegawai Starbucks Ditetapkan Jadi Tersangka

"Pada saat kejadian kedua itu juga saya sampaikan tadi tiga tersangka lain telah diamankan oleh Polisi Militer, di mana salah satu tersangka, RW, melakukan penusukan terhadap korban Serda Saputra yang meninggal dunia di tempat," papar Audie.

Polisi mempersangkakan kesembilan warga sipil tersebut dengan Pasal 170 Ayat (1) jo 55 dan Pasal 56 serta Pasal 358 Ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan.

Sebelumnya, Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Mayjen TNI Eddy Rate Muis mengungkap dua oknum TNI AD terlibat dalam kasus penusukan yang menewaskan Serda Saputra.

"Inisialnya Sertu H dan Koptu S. Ini sudah kita periksa dan barang bukti telah kita kumpulkan dan keterangan para saksi telah kita lakukan dan kaitkan, sehingga penyidik lain yakin jika kedua oknum ini sebagai tersangka," kata Eddy di Mako Puspomal, kemarin. (OL-2)

 

Baca Juga

Medcom.id/Kuntoro Tayubi

RS Mulai Penuh Lagi

👤Ins/Put/Ssr/J-1 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 05:10 WIB
Sudah dua minggu ini overload pasiennya. Kapasitas kami sudah penuh, terpaksa menolak pasien...
MI/Insi Nantika Jelita

DPRD bakal Optimalkan WFH

👤(Ins/J-1) 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 04:35 WIB
KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengaku pihaknya bakal memberlakukan kerja dari rumah atau work from...
 ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.

Anies Jangan Paksakan Ganjil-Genap

👤 (Ins/J-1) 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 04:30 WIB
FRAKSI Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta menuding penerapan pembatasan kendaraan pribadi dengan ganjil-genap berisiko...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya