Jumat 03 Juli 2020, 17:25 WIB

Sederet Rumah Produksi Ini Bersiap Syuting Lagi

Fathurrozak | Weekend
Sederet Rumah Produksi Ini Bersiap Syuting Lagi

Unsplash/ Share Grid
Visinema, MD Pictures, Rapi Films, dan Satria Dewa Studio (SDS) sudah bersiap syuting dengan menerapkan protokol kesehatan.

MANDEKNYA industri perfilman termasuk berhentinya kegiatan produksi sejak Maret, kini beberapa rumah produksi sudah menyatakan siap kembali syuting. Mereka pun menyusun persiapan yang disesuaikan dengan protokol kesehatan di masa pandemi.

Beberapa rumah produksi dan sineas bakal syuting kembali. Beberapa di antaranya, seperti Visinema, MD Pictures, Rapi Films, dan Satria Dewa Studio (SDS) sudah menentukan jadwal terdekat. Namun, mereka juga bersiap untuk penyesuaian proses produksi di masa pandemi ini.

Novia Puspa Sari, ko-produser di film Love For Sale 2 (2019) dan NKCTHI (2020) menuturkan akan ada beberapa penyesuaian jika kelak rumah produksinya Visinema, kembali syuting di tengah situasi pandemi. Salah satu yang dilakukan ialah dengan merancang protokol kesehatan di lokasi syuting. Protokol yang dibuat, nantinya mengacu pada standar kesehatan yang sudah dibuat oleh beberapa lembaga seperti WHO. Pada waktu sebelumnya, BPI juga merancang protokol kesehatan untuk produksi audio visual.

Protokol yang disusun, akan dilakukan segera mengingat akan ada produksi dalam waktu dekat yang dilakukan oleh Visinema. Selain menyusun protokol kesehatan, dua penyesuaian yang dilakukan ialah dengan bekerja sama dengan tim medis. Selain itu, juga akan ada divisi baru yang disebut ‘Protocol Supervisor.’ Divisi ini, nantinya ditugaskan untuk menjaga kepatuhan kru selama proses produksi dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Sekarang dalam setiap proses syuting, harus ada tim medis yang terlibat. Bahkan sebelum film syuting. Lalu kita juga ada proses interview medis untuk kru yang dilakukan tim medis,” terang Novi dalam surel yang Media Indonesia terima pada Kamis, (2/7).

“Kita (Visinema) akan memiliki orang khusus yang bertugas untuk menegakkan protokol yang sudah disetujui,” lanjut Novi mengenai divisi baru yang diberi nama Protocol Supervisor.

MD Pictures, yang menyebutkan rencana kembali produksi pada Juli ini juga bersiap dengan berbagai protokol kesehatan. Mereka juga memantau peraturan yang diterapkan pemerintah pada produksi film.

“MD Pictures akan tetap menuruti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah sambil turut menerapkan prosedur yang ketat di lokasi syuting. Salah satunya adalah pengecekan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizers, physical distancing (di luar syuting adegan) serta memastikan semua pemain dan kru yang terlibat sudah lolos PCR test (dan test tersebut akan diulang setiap 7 hari),” papar Head of Marketing MD Pictures Astrid Suryatenggara saat dihubungi melalui telepon pada Kamis, (2/7).

Sementara itu, Rapi Films berencana untuk siap kembali syuting pada Agustus mendatang. Akan ada beberapa produksi film panjang. “Akan dilakukan tes kesehatan ke semua kru, termasuk rapid test sesuai dengan protokol kesehatan. Tentu nantinya harus menjaga semua pemain dan kru yang terlibat,” kata juru bicara Rapi Films saat dihubungi via telepon pada Jumat, (3/7).

“Rencananya rapid test dan karantina di minggu depan. Saat ini memang belum ada unit baru di produksi seperti yang memantau ketaatan mengikuti protokol kesehatan. Belum ada informasi dari line produsernya. Pastinya kita ingin mengikuti semuanya sesuai protokol kesehatan,” tambahnya.

Saat siaran langsung di Instagram di program Cabin Fever Miles Films pada (8/6), sutradara Gatotkaca: Satria Dewa Hanung Bramantyo juga sempat menyebutkan bahwa ia dan tim produksi Satria Dewa Studio (SDS) merencanakan syuting pada Agustus ini. Meski saat itu belum merinci penyesuaian produksi yang akan dilakukan. Dikutip dari laman pemprov Humas Jateng, saat Hanung berkunjung ke Gubernur Ganjar dan meminta izin untuk syuting di Semarang, ia mengatakan telah menyiapkan protokol kesehatan dan membuat prototipe panduan bagi kru dan pemain. Selain melakukan rapid test, di lokasi syuting nantinya akan ada pemisahan pemain yang berusia 50 tahun ke atas. (M-1)

Baca Juga

Dok Nona

Brand Lokal Nona Berkonsep Loose Wear, Lahir dari Engineer

👤Retno Hemawati 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 23:55 WIB
Untuk setiap detail cutting design koleksi pakaiannya sangat diperhatikan karena berasal dari tangan wanita seorang mantan...
AFP

Netflix Buka Lebar Produksi Konten Lokal

👤Antara 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 21:27 WIB
Netflix selalu menerima segala masukan mengenai tayangan yang ingin dilihat masyarakat Indonesia, termasuk tayangan original bermuatan...
Dok Netflix

Bioskop Diyakini Tetap Tak Tergantikan

👤Fathurrozak 🕔Jumat 14 Agustus 2020, 19:55 WIB
Setelah pandemi, keberadaan bioskop akan berdampingan dengan VoD...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya