Jumat 03 Juli 2020, 16:45 WIB

Risma Wajibkan Peserta UTBK Lakukan Rapid Test

Faishol Taselan | Nusantara
Risma Wajibkan Peserta UTBK Lakukan Rapid Test

ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

 

PESERTA Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) wajib menunjukkan hasil rapid test non-reaktif atau swab test dengan hasil negatif sebagai syarat mengikuti ujian. UTBK akan digelar pada 5-14 Juli di Kota Surabaya.

Kewajiban itu dikeluarkan Pemerintah Kota Surabaya melalui surat yang ditandatangani Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Surat sudah disampaikan ke semua penyelenggara UTBK di Surabaya," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Irvan Widyanto di Surabaya, Jumat (3/7).

Salah satu poin dari surat edaran tersebut mewajibkan peserta melakukan rapid test dengan hasil non-reaktif, semata-mata untuk keselamatan dan kesehatan warga.

Pemkot Surabaya pun memfasilitasi peserta Bidik Misi dari Kota Surabaya untuk mengikui rapid test massal.

"Jadi pemerintah kota sudah memberikan solusi, tapi tidak mungkin semuanya," imbuh Irvan.

Baca juga: Begini Cerita Risma Hingga Bersujud di Kaki Seorang Dokter

Pemerintah Kota menyiapkan rapid test massal gratis. Untuk pemempatannya akan diskusikan, kemungkinan di kampus-kampus seperti Unair, ITS, dan UPN.

Irvan menjelaskan, jika peserta bidik misi kesulitan transportasi ke tempat  rapid test massal maka bisa menghubungi Puskesmas terdekat.

"Kita juga pertimbangkan, peserta bidik misi, kalau kesulitan transportasi, mereka bisa menghubungi Puskesmas terdekat. Jadi Puskesmas bisa melaporkan itu. Salah satunya dia harus menunjukkan Kartu Indonesia Pintar," ungkapnya.

Meski begitu, ia mengaku, pemkot tidak bisa mengakomodir biaya rapid test bagi peserta warga non-Surabaya, bidik misi warga non-Surabaya dan 
peserta non-bidik misi. Ia mengarahkan agar mereka melakukan tes mandiri di sejumlah lab di Surabaya.(OL-5)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Besi Pembatas Jalan di Ampera Rusak, BBPJN Anggarkan Rp40 Juta

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 16:44 WIB
BBPJN Sumsel telah menganggarkan Rp40 juta  untuk memperbaiki 135 bollard atau besi pembatas Jembatan Ampera yang rusak dan...
Antara

Muarojambi Mulai Terbakar

👤Solmi 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 16:09 WIB
Hampir sepuluh hektare lahan di sekitar konsesi sebuah korporasi di Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Taman Rajo, terpanggang semenjak...
Dok/Ist

Pemerintah Diminta Percepat Pembangunan di Labuan Bajo

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 12 Agustus 2020, 16:00 WIB
Dengan semakin banyak pembangunan di Labuhan Bajo otomatis semakin sejahtera...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya