Kamis 02 Juli 2020, 15:24 WIB

Guru Penggerak Ciptakan Pembelajaran yang Berpusat pada Murid

Denny Parsaulian S | Humaniora
Guru Penggerak Ciptakan Pembelajaran yang Berpusat pada Murid

DOK KEMENDIKBUD

 

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengajak para guru untuk menjadi Guru Penggerak. Menjadi guru penggerak berarti memajukan pendidikan Indonesia dengan menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid dan menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih baik melalui Program Guru Penggerak.

Untuk menjadi Guru Penggerak, harus lulus seleksi dan mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak.

Dengan mengikuti program ini, guru penggerak dapat mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi, berbagi dan kolaborasi secara mandiri.Selain itu juga memiliki kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik.

Seorang guru penggerak juga dapat merencanakan, menjalankan, merefleksikan, dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid dengan melibatkan orangtua. Juga dapat berkolaborasi dengan orangtua dan komunitas untuk mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid.

Dan yang terakhir, seorang guru penggerak juga dapat mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid dan relevan dengan kebutuhan komunitas di sekitar sekolah.

Seorang guru penggerak diharapkan dapat berperan dalam pendidikan di daerahnya. Guru penggerak diharapkan menjadi katalis perubahan pendidikan di daerahnya dengan lima cara.

Pertama, menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya. Kedua, menjadi pendamping bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah.

Ketiga, mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah. Keempat, membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dan kelima, menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah.

Untuk menjadi Guru Penggerak, peserta harus mendaftar dan mengikuti seleksi calon Guru Penggerak di link ini, https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/.

Setelah lulus seleksi, calon Guru Penggerak akan menjalani Program Pendidikan Guru Penggerak berupa pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 9 bulan. Setelah itu baru seorang guru dinyatakan sebagai Guru Penggerak.

Sebagai seorang Guru Penggerak harus mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan baru di sekolah dan komunitasnya.

Pendidikan Guru Penggerak akan diluncurkan pada Jumat (3/Juli/2020), pukul 13.00-15.00 WIB di kanal Youtube KEMENDIKBUD RI. (OL-10)

Baca Juga

Istimewa

Opung Pilih Jalan Santai supaya Tetap Bugar

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Kamis 26 November 2020, 09:05 WIB
Olahraga bagi kaum lansia sangat penting, apa pun bentuknya. Yang penting durasi latihannya 150 menit per...
DOK BPJAMSOSTEK

BPJAMSOSTEK Raih 2 Penghargaan Digital Marketing & Human Capital

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 November 2020, 08:58 WIB
Dua trofi penghargaan yang diterima langsung oleh Naufal Mahfudz ini tentunya menjadi pelengkap prestasi yang diraih BPJAMSOSTEK di...
DOK KLHK

SIMONTANA KLHK Raih Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 November 2020, 08:53 WIB
Menteri LHK, Siti Nurbaya di Jakarta (25/11/2020) mengungkapkan kegembiraannya setelah mendapat kabar SIMONTANA berhasil masuk Top 45...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya