Kamis 02 Juli 2020, 13:22 WIB

Kejagung Periksa Pejabat OJK Dalami Kasus Jiwasraya

RO/Micom | Politik dan Hukum
Kejagung Periksa Pejabat OJK Dalami Kasus Jiwasraya

Dok Kejagung
Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono

 

KEJAKSAAN Agung terus melakukan penyidikan kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi Asuransi Jiwasraya. 4 Orang pejabat OJK telah diperiksa sebagai saksi, Rabu (1/7).

Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono mengatakan empat orang tersebut yakni Kepala Sub Bagian Pemeriksaan Transaksi dan Lembaga Efek III OJK Slamet Riyadi.

Kemudian, Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 1 B OJK (2014-2018), Sugianto dan Direktur Pemeriksaan Pasar Modal pada OJK, Edi Broto Suwarno juga ikut diperiksa. Kasubag Pemeriksan Transaksi dan Lembaga Efek I OJK (2013-2014), Bayu Samodro juga diperiksa. 

Satu orang lainnya yakni Dirut PT. Treasure Fund Investama Dwinanto Amboro juga ikut diperiksa sebagai saksi terkait kasus tersebut. 

Hari menjelaskan, sebagai pejabat dan mantan pejabat OJK RI keterangan 4 orang saksi dianggap perlu untuk mengetahui tentang bagaimana proses pengawasan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi PT. Asuransi Jiwasraya yang terjadi di Bursa Efek Indonesia oleh OJK.


“Selebihnya 1 orang merupakan pengurus perusahaan sekuritas yang terkait dalam proses jual beli saham Jiwasraya tersebut,” ujar Hari kepada wartawan, Kamis (2/7).

Hari melanjutkan, pemeriksaan saksi-saksi yang merupakan pengembangan terhadap penyidikan perkara sebelumnya dimaksudkan guna mencari alat bukti untuk membuktikan perbuatan pidana para tersangka. Baik Tersangka korporasi maupun tersangka perorangan yang dapat dimintakan pertanggung-jawaban atas kerugian keuangan negara.

Hari juga menegaskan, pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19. Antara lain, memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. 

“Serta bagi para saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan,” tambah dia. (J-1) 

Baca Juga

Antara

Pembentukan Lembaga Pengawas Independen Masti Masuk RUU PDP

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Senin 10 Agustus 2020, 15:13 WIB
Lembaga atau otoritas pengawas independen dalam RUU Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) dinilai sebagai hal yang tidak bisa...
DOK DPR RI

RUU Ciptaker Dapat Melemahkan Peran KPI

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 10 Agustus 2020, 15:00 WIB
RUU Ciptaker yang memasukkan kandungan revisi UU Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran berpotensi melemahkan peran Komisi...
Ant/Muhammad Adimaja

Mendagri: Pemda Kunci dalam Penanganan Bencana

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 10 Agustus 2020, 14:56 WIB
Pemerintah daerah mempunyai peranan kunci dalam penanganan bencana alam gempa dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya