Rabu 01 Juli 2020, 18:17 WIB

Anies Akui Ganjil Genap Di Pasar Gagal Tekan Korona

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Anies Akui Ganjil Genap Di Pasar Gagal Tekan Korona

MI/Andri Widiyanto
Warga mengangkut sayur di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Minggu (21/6/2020).

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui penerapan ganjil genap pembukaan kios di pasar gagal menekan jumlah pengunjung. Menurutnya, para pedagang masih bandel alias tidak menghiraukan kebijakan dari Perumda Pasar Jaya tersebut.

"Di lapangan dalam prakteknya jumlah pengunjungnya tidak terpengaruh ganjil genap. Terus yang kedua transaksinya tetap berjalan pada hari ganjil atau genap. Mereka menitipkan kepada yang ganjil di hari genap dan ganjil menitipkan kepada yang genap," ungkap Anies dalam tayangan youtube 'Konferensi Pers Perkembangan PSBB Masa Transisi', Rabu (1/7).

 

Baca juga: Sah, Anies Perpanjang PSBB Transisi 14 Hari

 

Untuk itu, selama 14 hari kedepan dalam masa perpanjangan PSBB Transisi, sebanyak 300 lebih pasar bakal diawasi ketat dengan melibatkan aparat keamanan. Hal itu untuk membatasi jumlah pengunjung ke pasar dengan pembatasan 50%.

"Kemarin ganjil-genap itu tidak efektif. Jadi, penting kita mengendalikan jumlah orang yang masuk (ke pasar) daripada mengendalikan di dalamnya," tandas Anies.

Penerapan protokol kesehatan pun menjadi mutlak dipatuhi warga dalam beraktivitas diluar. Pasalnya, 300 lebih pasar tradisional di Jakarta yang akan diawasi ketat itu masih berisiko jadi tempat penularan covid-19.

"Yang masuk pasar tidak boleh lebih dari 50% dari kapasitas pasar. Ini akan dikendalikan oleh petugas-petugas yang akan ditempatkan pintu-pintu pasar untuk mengendalikan jumlah orang," pungkas Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Sebelumnya, Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (Ikappi) mengungkapkan,sampai saat ini ada 192 pedagang di pasar tradisional Ibu kota positif covid-19. Data tersebut, berdasarkan pemeriksaan swab test yang dilakukan oleh pemerintah.

"192 pedagang itu tersebar di 26 pasar tradisional di Jakarta," ujar Ketua DPP Umum Ikappi Dimas Hermadiyansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (26/6). (OL-8)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Raperda PSBB akan Dibahas Besok

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 22 September 2020, 16:35 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah merancang Raperda PSBB ini. Menjawab rekomendasi DPRD DKI agar diterbitkan Perda PSBB untuk...
DOK PEMPROV DKI

DPMPTSP DKI Jakarta Raih ICSB Indonesia Presidential Award 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 September 2020, 16:24 WIB
DPMPTSP sendiri berperan memberikan relaksasi perizinan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) selama periode pemulihan...
MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

DPRD Minta Pemprov DKI Tambah Personel Pemakaman Khusus Covid-19

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Selasa 22 September 2020, 15:11 WIB
Zita pun berharap pemerintah memberi insentif lebih bagi petugas yang mengurus pemakaman jenazah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya