Rabu 01 Juli 2020, 15:57 WIB

John Kei Ajukan Penangguhan Penahanan, Polisi: Boleh Saja

Tri Subarkah | Megapolitan
John Kei Ajukan Penangguhan Penahanan, Polisi: Boleh Saja

MI/Pius Erlangga
Polisi membawa salah satu tersangka pembunuhan berencana, John Kei (kaus merah)

 

DIREKTUR Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kobes Tubagus Ade Hidayat tidak mempersoalkan apabila John Kei dan kelompoknya mengajukan penangguhan penahanan. Ia menyebut penangguhan penahanan merupakan hak tersangka.

"Kalau misalnya mengajukan (penangguhan penahanan), itu adalah hak dan boleh-boleh saja," ujar Tubagus di Mapolda Metro Jaya, Rabu (1/7).

Namun, Tubagus mengatakan, sampai saat ini dirinya belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan terebut.

"Tapi saya sendiri sampai sekarang belum menerima permohonan penangguhan itu," tuturnya.

Baca juga: Polisi Selisik Asal-Usul Pistol Kelompok John Kei

Sebelumnya, pengacara John Kei dan kelompoknya, Anton Sudanto, akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Menurut Anton, hal itu adalah hak tersangka yang telah diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

"Ya kami sedang mengajukan upaya penagguhan penahanan," ujar Anton.

Diketahui, Polda Metro Jaya telah menahan John Kei dan 38 orang dalam kelompoknya atas kasus perencanaan pembunuhan dan permufakatan jahat yang terjadi pada Minggu (21/6) pekan lalu di Kosambi, Jakarta Barat, dan Cipondoh, Tangerang. Sementara itu, delapan orang lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut masih buron. (OL-5)

Baca Juga

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Masyarakat Lenteng Agung Butuh JPO yang Layak

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 15 Juli 2020, 10:51 WIB
Tidak adanya JPO membuat masyarakat mesti membayar ke PT KAI atau KCJ bila hendak melintas ke seberang jalan karena mesti melalui stasiun...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Pemprov DKI Harus Batalkan Izin Reklamasi Ancol

👤Yakub Pryatama 🕔Rabu 15 Juli 2020, 09:30 WIB
Penerbitan izin diduga kuat tidak memenuhi syarat administrasi formil maupun substansial terhadap perlindungan dan pengelolan...
Dok MI

RSUD di Jakarta Tutup karena Karyawan Positif Covid-19, Hoaks!

👤Ihfa Firdausya 🕔Rabu 15 Juli 2020, 09:13 WIB
Menurut informasi yang beredar di media sosial Facebook dan WhatsApp, beberapa RSUD di Jakarta terpaksa ditutup karena terdapat beberapa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya