Rabu 01 Juli 2020, 09:25 WIB

Siap Buka lagi, Semua Usaha Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Siap Buka lagi, Semua Usaha Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Dok.Youth & Beauty Clinic
Semua usaha harus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus korona.

 

TATANAN hidup baru (new normal) di masa pandemi covid-19 menjadi salah satu
kebiasaan yang harus diterapkan dengan standar protokol kesehatan agar terhindar dari virus korona. Di tengah menurunnya perekonomian, hal ini menjadi salah satu cara agar bisnis tetap bisa berjalan.

Salah satu bisnis yang juga ikut terpukul selama pandemi covid-19 yakni bisnis kecantikan dan kesehatan. Sebab bisnis itu memang bersentuhan langsung dengan sesama sehingga berpotensi menularkan virus sehingga harus ditutup. Penutupan sementara selama sekitar 2 bulan lebih juga dialami Youth & Beauty Clinic.

Baca juga: Tempuh 3 Cara untuk Penyelamatan Bisnis Imbas Pandemi Covid-19

Kini menghadapi fase kenormalan baru, mereka siap membuka kembali. Tentu saja semuanya dilakukan dengan persiapan yang matang, seperti menjaga standar kebersihan, menjaga jumlah pasien, pengecekan suhu tubuh, serta penggunaan hand sanitizer. Selain itu mereka juga menyediakan fasilitas rapid test gratis dan suntik vitamin C bagi para pasien. Hal ini dimaksudkan untuk memproteksi diri baik dari pihak pasien dan staff yang bekerja di klinik.

“Kami mengutamakan protokol kesehatan dan keamanan yang menjadi keharusan
saat new normal ini,” jelas founder dan penanggung jawab Youth & Beauty Clinic, Gaby Syerly.

Selain itu, mereka juga mengatur jadwal pasien dengan memberi jeda waktu, physical distancing di ruang tunggu, mensterilkan ruangan dengan sinar UV atau menyemprotkan cairan disinfektan setiap selesai pasien, mengganti cover bed
setiap selesai treatment, beautician selalu menggunakan APD lengkap, dan tidak ketinggalan penyemprotan cairan disinfektan secara berkala ke seluruh ruangan.

Untuk perawatan yang mengeluarkan asap seperti laser yang menggunakan karbon untuk sementara ditiadakan dulu karena memicu resiko penularan covid-19. Klinik kecantikan menjadi salah satu tujuan utama para wanita dan pria yang suka merawat diri setelah usai masa PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Mereka  merasakan dampak yang kurang baik dari sisi kesehatan kulit,  di antaranya kulit makin terlihat kusam, timbulnya jerawat, hingga berat badan yang mengakibatkan postur tubuh terlihat tidak ideal. Gaby Syerly menjelaskan bahwa hal tersebut mungkin bisa  dikarenakan stres karena keadaan lockdown, makan makanan berminyak atau gorengan dan waktu tidur kurang teratur karena jam kerja dirumah menjadi tidak beraturan juga.

Namun, hal tersebut bisa diantisipasi dengan skincare rutin di rumah. Selain itu klinik juga melayani jasa konsultasi online dan homevisit, atau treatment dirumah. Apabila tidak berani untuk keluar rumah, tim klinik akan datang dengan standar SOP kesehatan. Beberapa menu treatment kami tawarkan untuk tetap sehat dan cantik walau dirumah saja.

Selain tersedianya layanan baru, Youth & Beauty Clinic juga mengeluarkan produk
hand sanitizer yang menggunakan minyak esensial asli, yakni lavender, cinnamon & lemongrass, dan peppermint. Produk ini diharapkan dapat mendukung protokol kesehatan dan keamanan.

"Kami juga menyediakan jasa periksa kesehatan kulit dan penyakit kelamin oleh
spesialis serta vaksin dewasa dan anak di cabang Menteng, Jakarta Pusat. Cabang yang semula akan di buka di awal tahun 2020 terpaksa harus ditunda karena adanya pandemi," ujarnya. (RO/A-1)

 

Baca Juga

ANTARA/Aprillio Akbar

Pengamat : Ada Upaya untuk Melakukan Liberalisasi BUMN

👤Despian Nurhidayat 🕔Minggu 12 Juli 2020, 10:29 WIB
Kehadiran pejabat pemerintah sebagai komisaris BUMN harusnya disikapi positif, hal ini tak lain untuk memaksimalkan pengawasan kepentingan...
medcom.id

Apindo Sebut RUU Cipta Kerja Bawa Angin Segar Pascapandemi

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 12 Juli 2020, 07:15 WIB
Melalui Omnibus Law Cipta Kerja, Apindo berharap ada perubahan struktur ekonomi yang mampu menggerakkan semua sektor untuk mendorong...
ANTARA/Maulana Surya/Medcom.id

Kemenkop dan UKM Pangkas Persyaratan Akses Dana Bergulir

👤Iam/E-1 🕔Minggu 12 Juli 2020, 05:10 WIB
Dari 16 proses atau syarat yang rigid menjadi hanya tiga proses saja, yaitu penilaian legalitas, repayment capacity, dan pengikatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya