Rabu 01 Juli 2020, 08:10 WIB

Investor Masih Khawatir Covid-19, Harga Emas Kembali Naik

Antara | Ekonomi
Investor Masih Khawatir Covid-19, Harga Emas Kembali Naik

ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Ilustrasi: Pedagang emas di Meulaboh, Aceh

 

KENAIKAN harga emas kembali terjadi untuk hari ketiga berturut-turut lantaran investor tetap khawatir penyebaran covid-19 terus berlanjut. Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada level tertinggi sejak September 2011 pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 19,3 dolar AS atau 1,08% menjadi ditutup pada 1.800,5 dolar AS per ounce. Emas berjangka naik tipis 0,9 dolar AS atau 0,05% menjadi 1.781,20 dolar AS per ounce pada Senin (29/6), setelah menguat 9,7 dolar AS atau 0,55% menjadi 1.780,30 dolar AS akhir pekan lalu.

Peningkatan kasus baru infeksi covid-19 di banyak negara bagian AS mendorong investor beralih ke logam mulia sebagai tempat yang aman, karena mereka memperkirakan dampak ekonomi covid-19 belum berakhir.

Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, memperkirakan dalam kesaksiannya di hadapan Komite Senat Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan dan Pensiun AS pada Selasa (30/6), kasus baru infeksi covid-19 di Amerika Serikat dapat mencapai 100.000 per hari.

Emas juga menemukan dukungan dari dolar AS yang lebih lemah pada Selasa (30/6).

Sebuah laporan yang dirilis oleh lembaga riset swasta Institute for Supply Management menempatkan indeks manajer pembelian Chicago pada angka 36,6 pada untuk Juni, lebih buruk dari yang diperkirakan, karena setiap angka di bawah 50 menunjukkan kondisi yang memburuk.

Baca juga: Harga Emas Naik Tipis

Indeks kepercayaan konsumen yang dirilis pada Selasa (30/6) oleh lembaga riset Conference Board yang berbasis di AS naik ke level tertinggi tiga bulan pada Juni. Analis pasar mencatat memperpendek tanggal untuk melakukan survei tidak memungkinkan kenaikan baru-baru ini di negara-negara bagian yang telah mulai dibuka kembali.

Emas diperdagangkan naik 12,8% untuk kuartal kedua, dan naik lebih dari 18% untuk paruh pertama tahun ini. Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 57,3 sen atau 3,17% menjadi ditutup pada 18,637 dolar per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 23 dolar AS atau 2,78% menjadi menetap pada 851,2 dolar AS per ounce.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Sigid Kurniawan

RUPS Bank Mandiri Tunjuk Darmawan Junaidi Jadi Direktur Utama

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 18:16 WIB
RUPS LB juga menyetujui pengangkatan Rohan Hafas menjadi Direktur Hubungan Kelembagaan, dan Susana Indah Kris Indriati menjadi Direktur...
Dok. Polygon

Polygon Lengkapi Seri E-Bike Lewat Gili Velo

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 18:13 WIB
Polygon Bikes pun memiliki sejumlah lini sepeda yang masuk dalam e-bike, seperti Path E, Entiat E, dan Sage...
ANTARA

Potensi Sentimen Positif dari UU Cipta Kerja

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 17:14 WIB
Di kuartal IV, diprediksi tren pemulihan ini masih berpotensi terjadi, didukung oleh akselerasi penyerapan anggaran penanganan pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya