Rabu 01 Juli 2020, 06:30 WIB

Rhoma Irama tidak Terima Dituding Langgar PSBB

(Tri/DD/J-1) | Megapolitan
Rhoma Irama tidak Terima Dituding Langgar PSBB

ANTARA FOTO/Zarqoni maksum
Musisi dangdut Rhoma Irama

 

RAJA dangdut Rhoma Irama merasa dipojokkan terkait dengan penampilannya di atas panggung saat memenuhi undangan resepsi khitanan salah satu tokoh masyarakat Bogor, Surya Atmaja, pada Minggu (28/6). Rhoma membela diri bahwa tidak ada penampilan Grup Soneta saat itu.

"Jadi saya datanglah dengan sendirian, juga pakai baju sederhana aja, enggak pakai jas, enggak pakai batik, karena undangan Pak Surya itu ya kita kumpul-kumpul aja," katanya melalui video yang diunggah melalui akun Instagram @ rhoma_offi cial, Senin (29/6).

Rhoma tidak terima apabila dirinya harus diproses secara hukum karena dinilai telah melanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Bogor. Menurut Rhoma, hal tersebut aneh dan tidak adil baginya sebab sebelum naik ke panggung, rangkaian acara sudah berlangsung.

"Seandainya mau diproses secara hukum, tentunya kan Ibu Bupati (Ade Yasin) yang punya wilayah, begitu berdiri panggung itu, kan sejak hari Sabtu mestinya dilarang kalau memang tidak boleh, bahkan malamnya ada wayang golek, mestinya dilarang, terus paginya ada penampilan musik, mestinya dilarang," tegas Rhoma.

Alasan dirinya sampai ke atas panggung, terang Rhoma, ialah untuk memenuhi permintaan Surya untuk memberikan tausiah. Namun, ia tak kuasa saat penonton pada akhirnya memintanya untuk bernyanyi.

"Di panggung itu ketika saya memberikan tausiah singkat, pasti saya didaulat, 'Nyanyi! Nyanyi!' Ya saya menyanyilah, satu dua lagu, kan sesuatu yang wajar sekali," paparnya.

Bahkan, Rhoma mengatakan saat tiba di lokasi, naik ke atas panggung, sampai selesai a cara, dirinya didam pingi secara ketat oleh aparat keamanan.

Kemarin, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor memeriksa Surya Atmaja, penyelenggara hajatan yang mengundang Rhoma Irama.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan pemeriksaan itu untuk mengetahui secara persis kronologisnya.

Menurut Burhanudin, selain memberikan keterangan secara lisan, Surya pun menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Bogor Ade Yasin. Pasalnya, sebelum konser berlangsung, Bupati sempat mengutus petugas gabungan ke kediaman Surya Atmaja mengantarkan surat peringatan larangan pelaksanaan konser. (Tri/DD/J-1)

Baca Juga

Antara/Aswaddy Hamid

Tiba di Indonesia, WNA Wajib Lakukan Ini saat PSBB Transisi

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 10 Juli 2020, 00:13 WIB
WNA yang telah mengantongi hasil tes PCR negatif dan lolos pemeriksaan tambahan di bandara dapat langsung melanjutkan perjalanan ke tempat...
Medcom/Mohammad Rizal.

Motif Kematian Wanita yang Jatuh dari Lantai 13 Belum Disimpulkan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Juli 2020, 23:42 WIB
Haris mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan keluarga korban namun belum mendapatkan keterangan secara maksimal karena keluarga...
ANTARA

Colongan Beroperasi, Tempat Karaoke di Cilandak Didenda Rp25 Juta

👤Astri Novaria 🕔Kamis 09 Juli 2020, 23:34 WIB
Penindakan pelanggaran PSBB di karaoke tersebut dilakukan bersama unsur tiga pilar, yakni Kecamatan Cilandak, Satpol PP, Polsek dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya