Selasa 30 Juni 2020, 19:40 WIB

Collectius, Perusahaan Multinasional Digugat di Jakarta

Muhamad Fauzi | Megapolitan
Collectius, Perusahaan Multinasional Digugat di Jakarta

Dok MI
Ilustrasi gugatan

 

PERUSAHAAN multinasional Collectius, yang mengkhususkan bisnisnya di bidang pengelolaan keuangan/penagihan hutang dan melaksanakan kegiatan usahanya di beberapa negara termasuk di Indonesia, menghadapi gugatan hukum dari salah satu direkturnya yang berkedudukan di Indonesia.

Hashim Hassan, direktur Collectius Indonesia, melalui kuasa hukumnya Dovy Brilliant Hanoto menyatakan Collectius telah melakukan perbuatan melawan hukum atas tindakan pemberhentian kliennya yang dilakukan dengan cara yang bertentangan dengan anggaran dasar dan UU No.40/2007.

Gugatan telah diajukan ke Pengadilan Negeri Selatan, jelas Dovy, terhadap PT Collectius Asset Management, yang berkedudukan di Indonesia, sebagai tergugat I; Gustav Albert Eriksson; serta Sven Alex Ivar Sigvardson Bjoklund dan Collectius CMS Holdings Pte Ltd. "Merela selaku pemegang saham dari PT Collectius Asset Management yang berkedudukan di Singapura, sebagai tergugat II, III dan IV," ujar Dovy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6).

Gugatan diajukan karena para tergugat telah melakukan pemberhentian terhadap Hassim Hassan sebagai direktur Collectius Indonesia melalui mekanisme yang bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku. Dimana pemberhentian hanya dilakukan melalui surat, padahal seharusnya dilakukan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS.

Di samping itu, kata Dovy, penyampaian surat pemberhentian secara langsung menghilangkan hak penggugat untuk membela diri yang merupakan hak penggugat berdasarkan ketentuan pasal 105 UU No 40/2007.

"Gugatan ini terpaksa kami ajukan mengingat usulan perdamaian sebagai win-win solution yang diajukan  klien kami tidak mendapat tanggapan yang positif dari para tergugat,” tutup Dovy. (OL-13)

Baca Juga

ANTARA/Arif Firmansyah

BPTJ Minta Masyarakat Bijak Bertransportasi Saat Pandemi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 14 Juli 2020, 06:48 WIB
“Transportasi pada masa pandemi tidak mungkin dapat melayani masyarakat dengan protokol kesehatan yang memadai jika demand-nya masih...
ANTARA/Aditya Pradana Putra

Bus Alternatif untuk Penumpang KRL Jadi Reguler Mulai Agustus

👤Antara, Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 14 Juli 2020, 06:15 WIB
"Bentuk layanan nantinya adalah Bus Jabodetabek Residential Connexion (JR Conn) dengan rute point to...
ANTARA/Risky Andrianto

Transportasi Publik di Soekarno-Hatta Wajib Disemprot Disinfektan

👤Antara 🕔Selasa 14 Juli 2020, 05:59 WIB
"Standar prosedur yang ditetapkan perseroan harus dipenuhi operator transportasi publik untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya