Selasa 30 Juni 2020, 18:48 WIB

Food Estate DI Kalteng Dinilai Bisa Lahirkan Pengusaha Baru

Ghani Nurcahyad | Nusantara
Food Estate DI Kalteng Dinilai Bisa Lahirkan Pengusaha Baru

Antara/Makna Zaezaer
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau lahan pembangunan Food Estate di Kalteng

 

ANGGOTA DPR RI Komisi XI Kamrussamad menilai rencana program pengembangan pangan terintegrasi atau Food Estate di Kalimantan Tengah (Kalteng) berpotensi melahirkan pengusaha (entrepreneur) baru.

"Food estate yang dibangun di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah diharapkan menjadi faktor bagi generasi muda menjadi entrepreneur sektor agrobisnis," ujar Kamrussamad dalam keterangan tertulisnya.

Legislator dari Partai Gerindra itu juga menambahkan bahwa rencana pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional menjadi prioritas utama dinilai sudah tepat.

Kendati demikian, Kamrussamad berharap pembangunan Food Estate juga dilakukan di beberapa wilayah Indonesia lainnya supaya meningkatkan produksi pangan dan menciptakan lapangan kerja baru.

"Sebaiknya lokasi Food Estate dibuat setiap zona kepulauan seperti zona Sumatra ditempatkan di Bengkulu, zona Sulawesi ditempatkan Sulawesi Barat, zona Jawa Bali ditempatkan di NTB, zona Papua Maluku ditempatkan di Ternate. Bukan hanya di Kalimantan Tengah," katanya.

Baca juga : Cegah Karhutla, Sumba Timur Hidupkan Ritual Adat Pahomba

Dengan demikian, lanjut dia, Food Estate dapat menjadi faktor pendorong meningkatnya produksi pangan nasional serta menciptakan lapangan kerja baru.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah pusat berencana untuk menyediakan anggaran sekitar Rp6 triliun guna mendukung program ketahanan pangan di Kalimantan Tengah.

Tahap awal yang akan dilaksanakan untuk mendukung program tersebut adalah pemerintah pusat akan membangun dan memperbaiki irigasi di sekitar lahan pertanian di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas. Setelah itu, disediakan sarana dan prasarana produksi baik bibit, pupuk, obat-obatan serta lainnya.

Airlangga mengatakan permintaan pemerintah Kabupaten Pulang Pisau agar luas lahan pertanian satu hamparan mencapai 30 ribu hektare, tentunya dapat direalisasikan. Apalagi setelah dilihat langsung kondisi tanah dan hamparannya cukup bagus ditanami tanaman padi.

Dia menjelaskan bahwa pemerintah pusat bersama Pemprov Kalteng dan Kabupaten Kapuas serta Pulang Pisau telah melaksanakan rapat berkali-kali terkait rencana pelaksanaan program ketahanan pangan. (Ant/OL-7)

Baca Juga

MI/Martinus Solo

KM Gandha Nusantara 15 Siap Layani Antarpulau Sorong

👤Martinus Solo 🕔Selasa 14 Juli 2020, 11:00 WIB
Untuk mempermudah masyarakat  di pulau-pulau dapat bepergian ke Kota Sorong, KSOP Sorong berinisiatif menyediakan...
MI/Rendy Ferdiansyah

Babel Terapkan Sanksi Sosial Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Selasa 14 Juli 2020, 10:54 WIB
Pemprov Babel tidak akan mengeluarkan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan selama pandemi covid-19. Hanya sanksi sosial diberikan...
MI/Dwi Apriani

Masuk Zona Hijau, Tiga Kabupaten di Babel Gelar KBM Tatap Muka

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Selasa 14 Juli 2020, 10:20 WIB
KBM tatap muka digelar di Kabupaten Bangka Barat, Bangka Selatan dan Belitung...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya