Selasa 30 Juni 2020, 15:48 WIB

Terjerat Kasus Penipuan, Mantan PM Prancis Divonis Penjara

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Terjerat Kasus Penipuan, Mantan PM Prancis Divonis Penjara

AFP/Thomas Samson
Mantan PM Prancis, Francois Fillon, tiba di ruang persidangan.

 

MANTAN Perdana Menteri (PM) Prancis, Francois Fillon, dan istrinya yang berkebangsaan Wales, Penelope Fillon, dijatuhi hukuman penjara terkait kasus penipuan.

Politisi konservatif dinyatakan bersalah karena membayar istrinya sebesar 1,15 juta euro, untuk pekerjaan yang tidak pernah dilakukan, yakni ajudan parlemen. Dia divonis hukuman lima tahun penjara, dengan hukuman percobaan selama tiga tahun.

Skandal itu menghancurkan upaya Fillon untuk meraih kursi Presiden Prancis pada 2017. Menyikapi putusan pengadilan, Fillon dan istrinya telah mengajukan banding.

Baca juga: Capres Fillon Tersandung Skandal Istri

Pria berusia 66 tahun merupakan tokoh politik Prancis senior yang menerima hukuman penjara sejak dimulainya Fifth Republic, sistem pemerintahan saat ini. Ekspresi Fillon dan sang istri sulit terbaca saat pembacaan vonis. Sebab, keduanya menggunakan masker.

"Pembayaran (gaji) itu tidak proporsional dengan pekerjaan yang dilakukan. Nyonya Fillon dibayar untuk posisi yang tidak pernah dilakukan,” ujar hakim ketua saat membacakan putusan di Pengadilan Paris.

Fillon dinyatakan bersalah karena menggelapkan dana publik. Pasangan suami istri itu dijatuhi denda 375 ribu euro. Selain itu, mereka diwajibkan mengembalikan lebih dari 1 juta euro ke Majelis Nasional, yang mempekerjakan Penelope Fillon sepanjang 1998-2013.(BBC/OL-11)

 

 

Baca Juga

AFP/Marty MELVILLE

Ardern Minta Warga Selandia Baru Antisipasi Gelombang Baru Korona

👤Antara 🕔Rabu 15 Juli 2020, 11:37 WIB
Pemerintah merilis skema baru tentang bagaimana pihaknya akan melawan virus apabila terjadi kasus baru dengan pemusnahan virus masih...
AFP/MENAHEM KAHANA

Ribuan Warga Israel Gelar Demonstrasi Menentang Netanyahu

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 15 Juli 2020, 11:31 WIB
Sejumlah spanduk yang dibawa demonstran berbunyi, 'Korupsi Netanyahu membuat kami sakit' dan 'Netanyahu,...
AFP/Mahmud TURKIA

Trump dan Erdogan Sepakat Bekerja Sama Akhiri Konflik di Libia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 15 Juli 2020, 11:23 WIB
Turki mendukung pemerintahan Libia yang diakui PBB, GNA, dan mengirimkan dukungan militer ke Tripoli untuk menghadapi Khalifa Haftar yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya