Selasa 30 Juni 2020, 14:30 WIB

Pedagang Kena Covid-19, Pasar Jaya Lakukan Zonasi Penutupan Kios

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pedagang Kena Covid-19, Pasar Jaya Lakukan Zonasi Penutupan Kios

MI/ANDRY
Kesehatan adalah hal utama tetapi pihaknya tidak juga bisa mengenyampingkan kebutuhan ekonomi.

 

BERDASARKAN data Perumda Pasar Jaya terdapat enam orang yang beraktivitas di Pasar Tanah Abang Blok A dan B yang positif Covid-19 dari hasil tes swab yang dilakukan pekan lalu.

Sebanyak enam orang yang positif Covid-19 itu ialah dua orang pedagang masing-masing satu di Blok A dan Blok B, dan empat orang terdiri dari karyawan swasta dan karyawan pengelola di Blok A dan karyawan swasta serta karyawan pengelola di Blok B.

Baca juga: Anggota Komisi E: Jakarta Bisa Lanjut ke PSBB Transisi Fase 2

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasudin mengatakan meski ada pedagang yang terpapar Covid-19, pihaknya tak lantas menutup seluruh kegiatan Pasar Tanah Abang Blok A dan B seperti yang dilakukan kepada pasar-pasar tradisional lainnya.

Arief menyebut menurut arahan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahwa kesehatan adalah hal utama tetapi pihaknya tidak juga bisa mengenyampingkan kebutuhan ekonomi. Sebab, ada 15ribu orang pedagang yang akan terdampak bila Pasar Tanah Abang Blok A dan B ditutup.

"Karena di sana ada 15ribu pedagang, yang terpapar enam. Berbanding berapa dengan pergerakan ekonomi yang dibutuhkan. Kita pastikan ada penutupan tapi berdasarkan areal yang terindikasi terpapar positif Covid-19. Karena dari kemarin yang sudah di-tracing dari pedagang yang terpapar Covid-19, 3 orang yang interaksi itu negatif semua," kata Arief di Balai Kota, Selasa (30/6).

Penutupan, kata Arief, hanya akan dilakukan terhadap zona yang menjadi lokasi kios yang pedagangnya terpapar Covid-19. Di zona itu nantinya ada police line yang akan dipasang agar tidak dilewati oleh siapapun.

"Pak gubernur juga tadi sampaikan, memang memilih kesehatan dgn bukan kesehatan akan sulit . Kita tetap lakukan protap covid benar-benar harus dipastikan. Penutupan tanah abang ini kita akan lakukan dengan zonasi. Mereka (kios) yang terindikasi ditemukan pedagangnya terpapar Covid-19, daerah situnya yang ditutup," jelas Arief.

Arief menuturkan penutupan akan dilangsungkan selama tiga hari untuk penyemprotan disinfektan. Penutupan zona ini adalah kebijakan baru dan baru akan dimulai dari Pasar Tanah Abang. Sebab, sebelumnya Perumda Pasar Jaya memiliki kebijakan untuk menutup pasar secara total selama tiga hari jika ada pedagang yang terpapar Covid-19. (OL-6)
 

Baca Juga

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Masyarakat Lenteng Agung Butuh JPO yang Layak

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 15 Juli 2020, 10:51 WIB
Tidak adanya JPO membuat masyarakat mesti membayar ke PT KAI atau KCJ bila hendak melintas ke seberang jalan karena mesti melalui stasiun...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Pemprov DKI Harus Batalkan Izin Reklamasi Ancol

👤Yakub Pryatama 🕔Rabu 15 Juli 2020, 09:30 WIB
Penerbitan izin diduga kuat tidak memenuhi syarat administrasi formil maupun substansial terhadap perlindungan dan pengelolan...
Dok MI

RSUD di Jakarta Tutup karena Karyawan Positif Covid-19, Hoaks!

👤Ihfa Firdausya 🕔Rabu 15 Juli 2020, 09:13 WIB
Menurut informasi yang beredar di media sosial Facebook dan WhatsApp, beberapa RSUD di Jakarta terpaksa ditutup karena terdapat beberapa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya