Selasa 30 Juni 2020, 03:40 WIB

Kota Semarang dan Demak masih Masuk Zona Merah

Haryanto | Nusantara
Kota Semarang dan Demak masih Masuk Zona Merah

ANTARA
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan).

 

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan saat ini masih ada dua daerah di Jawa Tengah yang masih masuk zona merah Covid-19. Di samping itu ada 11 daerah yang dianggap masih membutuhkan perhatian khusus.

"Ada dua, Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Tetapi kita punya catatan sendiri yang juga masih kita awasi di samping dua daerah itu. Total ada 11 daerah yang kami anggap masih butuh perhatian khusus meskipun secara petanya sudah kategori sedang," kata Ganjar seusai rapat evaluasi penanganan Covid-19 di gedung A Lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (29/6).

Mengenai masih adanya daerah-daerah yang memerlukan perhatian khusus, terutama yang masih zona merah, ada beberapa upaya yang dilakukan Gugus Tugas. Di antaranya adalah meningkatkan target rapid test dan meningkatkan PCR test.

Menurut Ganjar, untuk PCR test beberapa tempat yang sudah ada semuanya relatif siap. Namun, RSUP dr Kariadi membutuhkan satu alat atau mesin yang canggih karena alat yang ada saat ini merupakan tipe lama.

"RSUP dr Kariadi butuh alat mesin yang canggih karena tenaganya ada, tempatnya ada, ya sudah nanti kita bantu. Terus karena RSUP Kariadi ini menjadi rumah sakit rujukan, tadi kita putuskan juga untuk segera gedung barunya dibuka. Tinggal sentuhan akhir dan kita siap bantu," ungkap Ganjar. (R-1)

 

Baca Juga

MI/Martinus Solo

Lagi, Dua Pasien Positif Covid-19 di Kota Sorong Sembuh

👤Martinus Solo 🕔Minggu 12 Juli 2020, 07:45 WIB
Dengan demikian, total warga Kota Sorong yang dinyatakan sembuh dari covid-19 bertambah menjadi 58 orang. Sehingga persentase...
MI/Agus Utantoro

Jelang Pembukaa, Karyawan GLZoo Jalani Rapid Test

👤Agus Utantoro 🕔Minggu 12 Juli 2020, 07:30 WIB
Selain melakukan rapid test pada karyawan, GLZoo juga menambah fasilitas yang mendukung terpenuhinya protokol kesehatan di era kenormalan...
ANTARA/Mohammad Ayudha

Puluhan Tenaga Medis RSUD Moewardi Solo Reaktif Covid-19

👤Haryanto 🕔Minggu 12 Juli 2020, 03:40 WIB
Selain memperketat tracing kontak, RSUD Moewardi Solo juga mengurangi karyawan non medis sebanyak 50 persen serta mengurangi jumlah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya