Senin 29 Juni 2020, 17:59 WIB

Jokowi Minta Prabowo, Erick dan Basuki Atasi Ketahanan Pangan

Ant | Ekonomi
Jokowi Minta Prabowo, Erick dan Basuki Atasi Ketahanan Pangan

Antara
Ilustrasi ketahanan pangan

 

PRESIDEN Jokowi secara khusus memberi arahan kepada tiga menterinya terkait ketahanan pangan. Ketiga menteri itu yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Presiden berharap ketiga menteri tersebut bisa menciptakan kawasan food estate yang akan menjadi sentra baru ketahanan pangan nasional.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, Presiden akan meninjau langsung proyek ketahanan pangan nasional yang rencananya tersentra di Kalimantan Tengah. 

Menurut Basuki, pihaknya akan bersinergi dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Pertahanan sesuai dengan amanat Presiden.

Secara teknis, pihaknya bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Pertahanan telah bergerak cepat.  "Tahun ini PUPR mendesain rehabilitasi jaringan irigasinya. 165 ribu hektare itu tahun depan kita mulai dengan menggerakkan BUMN. Menhan juga termasuk untuk bisa ikut karena menurut beliau, ini adalah program ketahanan nonmiliter," kata Basuki.

Senada dengan Basuki, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku telah menyiapkan sejumlah rencana yang akan melibatkan seluruh instansi terkait.

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini presiden telah menyiapkan sejumlah rencana taktis dan strategis agar food estate di Kalimantan Tengah bisa segera rampung.

"Kami optimistis dengan sinergi yang melibatkan seluruh instansi untuk membangun food estate akan memiliki kontribusi besar dalam menciptakan ketahanan pangan. Dan ketanganan pangan adalah salah satu hal paling penting yang terkait langsung ketahanan dan kedaulatan negara," ujar Erick.

Dalam kesempatan itu Erick menegaskan bahwa sejak awal pemerintah berikhtiar agar bangsa ini memiliki kedaulatan pangan.

Dengan sumber daya alam yang dimiliki, Indonesia mesti mampu memenuhi ketersediaan pangannya. Erick pun mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian yang terbukti mampu meningkatkan produksi pertanian dalam negeri. Ini seperti peningkatan produksi bawang putih.

"Dengan usaha keras yang dilakukan bersama, tugas besar kita bersama agar bangsa ini mampu memproduksi kebutuhan pangannya sendiri dan tidak tergantung dengan impor," pungkas Erick.

Untuk diketahui, terkait food estate tersebut, sejumlah menteri telah datang ke Kalteng, khususnya Pulang Pisau dan Kapuas guna meninjau secara langsung kondisi lahan yang akan dikembangkan.

Mulai dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono, hingga terakhir pada Sabtu (27/6) yakni Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN Dr Sofyan Djalil, serta Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. (Ol-8)

 

(OL-8).

Baca Juga

MI/BARRYFATHAHILLAH

Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Kena Dampak Covid-19

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 15 Juli 2020, 11:04 WIB
BKPM membuat strategi salah satunya ialah membentuk Satuan Tugas (Satgas) realisasi investasi yang telah berhasil mengawal 7 perusahaan...
Dok: SKK Migas

SKK Migas Beri Insentif pada KKKS untuk Tingkatkan Investasi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 15 Juli 2020, 10:23 WIB
Kebijakan pemberian insentif berupa penundaan penyetoran Dana ASR diupayakan SKK Migas untuk menjaga stabilitas keuangan dan operasional...
AFP/Johannes Eiselle

Dow Jones Naik 500 Poin, Ada Harapan IHSG Lanjutkan Penguatan

👤Raja Suhud 🕔Rabu 15 Juli 2020, 08:51 WIB
Kenaikan indeks Wall Street ini biasanya diikuti oleh kenaikan bursa di beberapa negara lainnya. Indeks Nikei 225 Tokyo pagi ini telah naik...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya