Senin 29 Juni 2020, 13:11 WIB

Antisipasi Musim Kemarau, Sleman Andalkan Benih Tahan Kekeringan

mediaindonesia.com | Ekonomi
Antisipasi Musim Kemarau, Sleman Andalkan Benih Tahan Kekeringan

DOK KEMENTAN

 

Salah satu strategi untuk mengantisipasi kemarau dilakukan Kelompok Tani Unggul, Desa Taman Martani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY. Yaitu bermitra dengan PB Usaha Tani memproduksi benih padi tahan kekeringan varietas Inpari 32 dan Inpari 42 seluas 10 Ha melalui kegiatan Pengembangan Petani Produsen Benih Padi Berbasis Korporasi Petani. 

Direktur Perbenihan, Mohammad Takdir Mulyadi mengatakan benih menjadi tahapan awal yang dapat menentukan keberhasilan budidaya. “Maka pemilihan varietas menjadi bagian sangat penting,” ujarnya. 

Takdir berharap dengan pemilihan varietas yang tepat, tahan kekeringan serta toleran terhadap Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) akan menjadi solusi akibat perubahan iklim global. 

Takdir menambahkan bahwa sesuai arahan Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah kepemimpinan Mentan Syahrul Yasin Limpo untuk terus mengupayakan ketersediaan benih varietas unggul dalam mengantisipasi kekeringan agar tidak terjadi kelangkaan benih pada musim tanam berikut.

Baca Juga: Kementan Ajak Petani Manfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi

Menurut Suwandi agar produksi tingggi maka harus gunakan benih padi yang berkualitas karena benih adalah penciri produktivitas. Selanjutkan perlu peningkatan akses bagi petani agar mudah memperoleh benih unggul. “Dengan memberdayakan petani menjadi penangkar yang mandiri maka akan memperluas penyediaan benih berkualitas,” ujarnya. 

Dari data deskripsi varietas, varietas unggul tahan kekeringan yang direkomendasikan adaptif di lahan kering antara lain varietas Batutegi, Situ Patenggang, Situ Bagendit, Inpago 4, Inpago 5, Inpago 7, Inpago 8, Inpago 9, Inpago 10, Inpago 11, Inpago 12, Luhur 1, Luhur 2, Jatiluhur.

Sedangkan varietas unggul tahan kekeringan yang adaptif di lahan tadah hujan antara lain varietas Batutegi, Sarinah, Towuti, Dodokan, Silugonggo, Inpari 10, Inpari 11, Inpari 12, Inpari 13, Inpari 18, Inpari 19, Inpari 20, Inpari 22, Inpari 26, Inpari 27, Inpari 28, Inpari 32, Inpari 33, Inpari 38, Inpari 39, Inpari 40, Inpari 41, Inpari 42, Inpari 43.

Seno, yang bekerja di PB Usaha Tani menguraikan keunggulan varietas 42 dan Varietas 32 yang saat ini mulai jadi primadona petani di wilayahnya (Bantul, Kulon Progo). “Bahkan benihnya selalu habis jika diproduksi hingga ke provinsi lain (Jateng dan Jatim)," urainya. 

Varietas Inpari 32 punya keunggulan tahan terhadap kekeringan, tahan penyakit kresek dan tungro, serta gabahnya bernas/bobot padi lebih berat. Dari ubinan yang telah ditanam selama ini, produksinya bisa mencapai 9 ton/ha gabah kering panen atau setara dengan 7,5 ton gabah kering giling (7,2 ton benih.

Sementara itu varietas Inpari 42 masih terbilang baru, namun petani sudah mulai menyukai karena punya keunggulan bersifat amphibi atau mudah beradaptasi saat kekeringan dan genangan selama 2 minggu, tahan rebah, serta tahan terhadap OPT hama  tungro, wereng batang coklat (WBC), dan hawar (penyakit) daun yang dapat menurunkan produksi. 

Khusus Inpari 42, karena daun benderanya berdiri tegak lurus sempurna, sehingga tidak ada gangguan burung, tutur Seno. “Penggunaan pupuk dan aplikasi pestisida lebih irit, tanaman lain 8 kali semprot pestisida, untuk Inpari 42 hanya 5 kali semprot. Selain itu produktivitasnya cukup tinggi mencapai 8 ton/ha gabah kering panen (GKP) atau setara dengan 6,5 ton benih”, imbuh Seno. 

Seno yang selalu berbagi pengalaman kepada petani meminta penggunaan benih bermutu bersertifikat dan gunakan pestisida sesuai rekomendasi yang benar.  “Jika benihnya bermutu, tentu pertumbuhan akan baik, produksinya melimpah”, katanya. (RO/OL-10)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/pd

Dua KEK Baru di Batam Tinggal Tunggu PP

👤(Mir/E-2) 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 04:50 WIB
KETUA Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Airlangga Hartarto menyetujui pembentukan dua KEK baru, yakni Nongsa Digital Park (NDP)...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.

Tren Harian Penerbangan Naik Perlahan

👤M IQBAL AL MACHMUDI 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 04:45 WIB
INDUSTRI penerbangan terus menggeliat seiring naiknya permintaan jasa angkut,baik penumpang maupun barang, di era kenormalan baru (new...
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/

Komisi XI akan Panggil OJK, Minna Padi dan Nasabah

👤Wan/E-3) 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 04:35 WIB
ANGGOTA Komisi XI DPR, Fathan Subchi, menegaskan pihaknya akan memanggil Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Minna Padi Aset Manajemen (MPAM),...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya