Senin 29 Juni 2020, 12:25 WIB

Ini Nama Petinggi yang Terseret Kasus Joker di Bank Bali

Henri Siagian | Politik dan Hukum
Ini Nama Petinggi yang Terseret Kasus Joker di Bank Bali

MI/Soleh
Dokumentasi Joko S Tjandra

 

KASUS cessie Bank Bali yang menyeret enam orang, yakni Direktur PT Era Giat Prima Joko Soegiarto Tjandra atau yang biasa disebut Joker, Gubernur Bank Indonesia pada 1998 hingga 2003 Syahril Sabirin, mantan Wakil Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Pande Lubis, mantan Ketua DPR Setya Novanto, Meneg Pendayagunaan BUMN di era Presiden Soeharto dan Presiden BJ Habibie, Tanri Abeng, dan mantan pemilik Bank Bali Rudy Ramli.

Baca juga: Ruang Sidang PK Djoko Tjandra masih Dipakai Sidang lain

Dalam putusan Mahkamah Agung (MA), dakwaan jaksa menyebut nama-nama yang terlibat kasus itu, yakni Joko Soegiarto Tjandra bersama-sama Setya Novanto, Rudy Ramli, Pande Nasorahona Lubis, dan orang lain yaitu mendiang mantan jaksa dan politisi Partai Golkar Arnold Achmad Baramuli, Tanri Abeng, Syahril Sabirin, Marimutu Manimaren, Firman Soetjahya, Rusli Suryadi, dan Bambang Subianto,

Kasus ini bermula dari gagalnya pemilik Bank Bali, Rudy Ramli, mendapatkan klaim tagihan antarbank kepada Bank Umum Nasional (BUN) dan Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). Rudy kemudian mengalihkan hak tagih kepada Era Giat Prima milik Joko S Tjandra. Begitu hak tagih berpindah, duit tersebut cair pada Juni 1999 sebesar Rp904 miliar. Separuhnya (Rp546,5 miliar) menjadi hak Era Giat.

Pada 8 Juni, MA dalam putusan bernomor 07 PK/PID.SUS/2009 mengabulkan kasasi yang diajukan Kejaksaan Agung terhadap Syahril Sabirin. Dalam putusan itu, MA menyatakan Syahril Sabirin terbukti bersalah, menjatuhi dua tahun penjara, denda Rp15 juta dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar, kepada terdakwa dikenakan hukuman pengganti berupa pidana kurungan selama 3 bulan.

Baca juga: Djoko Tjandra Bolak-balik Indonesia

Pada 11 Juni 2009, Mahkamah Agung (MA) dalam putusan bernomor 12 PK/Pid.Sus/2009 memvonis Joko Tjandra atau yang biasa disebut Joker dengan hukuman dua tahun penjara dan harus membayar denda Rp15 juta serta uang di Bank Bali sebesar Rp546,16 miliar dirampas untuk negara.

Pada 10 Maret 2004, Pande Lubis pada tingkat kasasi divonis empat tahun penjara. Dalam putusan perkara bernomor 380 K/Pid/2001 itu membatalkan putusan bebas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 23 November 2000. Pande Lubis juga dikenai denda sebesar Rp30 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Majelis PK MA secara terpisah menolak PK yang diajukan Pande Lubis dan Syahril Sabirin.

Baca juga: Kejaksaan Memastikan Eksekusi Djoko Tjandra Bisa Dilakukan

Lalu, Setya Novanto dihentikan penyidikan dengan keluar Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) karena tidak ditemukan kerugian negara.

Adapun untuk Tanri Abeng dan mantan pemilik Bank Bali, Rudy Ramli, belum diproses hukum.

Sedangkan Marimutu Manimaren pada Selasa (5/9/2003) tewas terjatuh dari lantai 56 kamar 07 Hotel Aston Lippo Sudirman, Jl Garnisum, Jakarta Selatan. Polisi menyimpulkan Manimaren bunuh diri dengan melompat dari lantai 56 setelah naik kursi kemudian berdiri di meja dekat jendela. Setelah membuka jendela, Manimaren melompat dan jatuh di lantai lima. (X-15)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

KPK Perpanjang Penahanan 3 Eks Legislator Jambi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 13 Juli 2020, 21:20 WIB
Perpanjangan penahanan sampai dengan 21 Agustus 2020 untuk memberi waktu pematangan perkara untuk dibawa ke tahap...
MI/MOHAMMAD IRFAN

Komisi II: Perlu Ada Pembaruan UU Otonomi Daerah

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Senin 13 Juli 2020, 21:10 WIB
 Dengan begitu pemerintah setiap tingkatan wilayah bisa berjalan dan bekerja secara...
MI/ADAM DWI

Kelanjutan Tiga Gugatan UU Korona Tunggu Rapat MK

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Senin 13 Juli 2020, 20:40 WIB
Baru berjalan dua bulan sejak disahkan, undang-undang sudah digugat tujuh kelompok pemohon ke Mahkamah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya