Senin 29 Juni 2020, 10:35 WIB

NasDem Tegaskan Reklamasi Ancol yang Diizinkan Anies Tak Penting

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
NasDem Tegaskan Reklamasi Ancol yang Diizinkan Anies Tak Penting

Antara/Andika Wahyu
Sebuah ekskavator meratakan pasir di proyek reklamasi Pantai Ancol, Jakarta Utara

 

Wakil Ketua Fraksi NasDem DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menilai reklamasi Ancol yang diizinkan Gubernur Anies Baswedan tidak penting untuk dibuat. Menurutnya, kawasan tempat rekreasi itu sudah cukup menampung pengunjung di akhir pekan.

"Enggak terlalu penting reklamasi itu. Urgensinya buat apa? Emang kalau Sabtu-Minggu enggak nampung (pengunjung)? Kan nampung. Marina sudah ada. Apa yang mau diperluas lagi?" kata Nova, Minggu (28/6).

Diketahui, izin reklamasi yang diberikan Anies kepada PT Pembangunan Jaya Ancol tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 237 Tahun 2020 tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) Seluas ± 35 Ha (Lebih Kurang Tiga Puluh Lima Hektar) dan Kawasan Rekreasi Taman Impian Ancol Timur Seluas ± 120 Ha (Lebih Kurang Seratus Dua Puluh Hektar).

Baca juga: Setuju Syarat Usia PPDB DKI, Gerindra: Itu Fair

Nova menegaskan izin tersebut perlu ada kajian khsusus soal analisis dampak lingkungan (AMDAL). Ia mengkhawatirkan adanya perluasan lahan di kawasan Ancol Timur akan mencemari ekosistem lingkungan sekitar.

"Harus penuhi Amdal dan ada izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Perlu ada kajian khusus. Di pesisir laut kita lihat sudah tak ada biota laut. Di (dermaga) Marina, juga tercecer bensin karena berlabuh kapal. Teluk Jakarta dan ekosistem makin tercemar," kata Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI.

Nova meminta lebih baik fasilitas sarana dan prasarana di kawasan Ancol diperbaiki. Seperti di Pasar Seni Ancol yang sudah lama tidak dibenahi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kita lihat tujuannya apa. Diperbagus saja fasilitasnya. Dipercantik. Wahananya diperbagus. Tambahkan teknologi dan lainnya. Termasuk Pasar Seni Ancol yang sudah lama tidak dibenahi oleh Pemprov DKI Jakarta," tukas Nova.

Dalam Kepgub reklamasi Ancol disebutkan izin jangka waktu reklamasi ialah tiga tahun dan apabila sampai dengan jangka waktu tersebut pelaksanaan perluasan kawasan belum dapat diselesaikan, izin akan ditinjau kembali. (OL-14)

Baca Juga

MI/PIUS ERLANGGA

Sekarang Naik Kereta Jarak Jauh tidak Butuh Lagi SIKM

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 16 Juli 2020, 07:53 WIB
Mulai keberangkatan Rabu (15/7), syarat SIKM digantikan dengan mengisi Corona Likelihood Metric (CLM) pada aplikasi JAKI yang dapat diunduh...
Insi Nantika Jelita

Masuk dan Keluar Jakarta atas Rekomendasi CLM

👤 (Ykb/J-2) 🕔Kamis 16 Juli 2020, 06:25 WIB
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan surat izin keluar masuk (SIKM) Ibu Kota. Akses dari dan ke Jakarta kini menggunakan...
ANTARA/RENO ESNIR

Apartemen Jadi Gudang Narkoba

👤(Sru/J-1) 🕔Kamis 16 Juli 2020, 06:10 WIB
DIREKTORAT Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menyita 15 ribu butir pil ekstasi dan 5.000 butir pil happy five dari dua lokasi di Apartemen...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya