Senin 29 Juni 2020, 07:05 WIB

Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Siap Jadi Tuan Rumah

Dwi Apriani | Nusantara
 

STADION Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) terpilih menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U20 pada Mei 2021.

Sebelumnya, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menetapkan enam stadion terpilih sebagai tempat penyelenggara Piala Dunia U20. Enam stadion tersebut ialah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) (Jakarta), Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Surakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar, Bali).

Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru menyatakan sejak awal pihaknya sudah siap untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U20.

Bukan hanya karena Sumsel memiliki GSJ yang sudah siap, melainkan juga didukung oleh stadion pendamping lain, yakni Bumi Sriwijaya yang bisa dimanfaatkan untuk venue kedua.

Selain itu, ada dua lapangan di venue atletik, satu lapangan di venue akuatik, dan satu lagi lapangan di venue baseball. Lapangan tersebut berada di kawasan Jakabaring Sport City Palembang yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat latihan peserta Piala dunia U20.

“Semula terinfo ke PSSI bahwa kita (Sumsel) ogah-ogahan, di antaranya lapangan dan venue tidak terawat. Tapi setelah PSSI berkunjung ke Palembang, mereka tertarik setelah langsung meninjau lapangan yang ada di Palembang,” kata Herman Deru, usai meninjau kesiapan Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, kemarin.

PSSI pun akhirnya memasukkan GSJ Palembang dalam 11 besar stadion penyelenggara Piala Dunia U20. “Dan diseleksi lagi dengan berbagai kajian teknis dan nonteknis serta persiapannya. Kita akhirnya dipercaya menjadi enam besar,” jelasnya.

Stadion GSJ Palembang merupakan salah satu arena sepakbola dengan fasilitas lengkap di Tanah Air. Stadion di Kompleks JSC ini sudah cukup teruji dan sering menggelar pertandingan internasional, seperti PON, Asian Games, Islamic Solidarity Games, Sea Games dan sebagainya.

Dari segi fasilitas dan standarisasi FIFA, stadion ini sudah memenuhi standar, mulai kualitas rumput berkelas dunia, kapasitas penonton 23.000 kursi dengan single seat di bagian tribun, hingga sarana transportasi yang mudah di akses.

“Stadion GSJ ini sudah sangat siap untuk menyelenggarakan even Piala Dunia U20. Untuk semua fasilitas didalamnya sudah siap dan berkelas dunia. Fasilitas penunjang lainnya juga sudah siap. Nama baik stadion ini juga sudah sangat dikenal mancanegara karena sudah seringkali menggelar kegiatan internasional,” kata dia.


Berkoordinasi

Herman Deru mengatakan, pihaknya sangat optimistis bisa masuk dalam empat besar stadion utama penyelenggaraan Piala Dunia U20.

Namun, ia berharap agar enam stadion yang sudah dideklarasikan saat ini bisa menjadi stadion yang menyelenggarakan Piala Dunia U20. “Harapannya enam stadion ini masuk semua dan menjadi tuan rumah gelaran U-20. Idealnya memang harus masuk semua,” kata dia.

Terpilihnya stadion GSJ Palembang menjadi tuan rumah Piala Dunia U20, Herman Deru pun mengharapkan agar ini bisa menjadi semangat masyarakat serta pemerintah daerah untuk berbenah menjadi lebih baik.

“Mudah-mudahan even ini memberikan stimulan bagi masyarakat Palembang, serta bisa meningkatkan kepariwisataan di Sumsel. Namun yang paling penting adalah kesiapan kita untuk menjadi tuan rumah even intenasional ini. Jangan sampai ada penurunan penilaian dari tim penilai PSSI hanya karena daerah belum siap,” kata dia.

Untuk renovasi dan penambahan fasilitas pendukung lain, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BUMD dan BUMN yang ada di Sumsel.

Menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 akan berdampak besar bagi Sumsel, begitupun bagi Indonesia. Pasalnya, Indonesia saat ini masih dinilai sebagai negara dengan penyebaran covid-19 yang lumayan besar. “Dengan menjadi tuan rumah, kita dinilai menjadi wilayah yang sehat. Jadi kita bisa menghapus stigma negatif negara kita,” kata dia.

Meski di tengah covid-19, upaya protokol kesehatan juga diutamakan. Karena itu, dalam persiapan dan pelaksanaannya juga akan dikaitkan dengan protokol kesehatan.

Secara keseluruhan, kata Herman Deru, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring paling siap setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Sumsel, Ucok Hidayat mengatakan, ada 24 negara yang akan ikut serta dalam Piala Dunia U20.

“Gelaran Piala Dunia U20 akan dilaksanakan pada Mei 2021, namun September 2020 akan dilakukan sertifikasi stadion oleh FIFA, sehingga persiapan matang harus dilakukan dengan cepat,” kata dia.

Ia menilai GSJ Palembang lebih siap, hanya perlu renovasi sedikit. Begitupun dengan lapangan sepak bola pendukung lain yang nantinya akan digunakan untuk pemanasan tim-tim yang bertanding.“Akan banyak keuntungan yang didapat Sumsel jika kita menjadi tuan rumah pelaksanaan U-20 nanti. Lapangan milik kita ini akan menjadi bagian sewa oleh FIFA dan jadi pemasukan untuk kita,” terangnya.


Tingkatkan wisatawan

Terpilihnya GSJ Palembang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U20 membawa dampak baik bagi Sumsel karena akan menggairahkan sektor pariwisata.

“Kunjungan wisatawan akan kembali masuk ke Sumsel. Sektor pariwisata tentu akan menggeliat. Karenanya even internasional ini akan sangat bermanfaat bagi Sumsel sendiri,” kata Herman Deru.

Bukan hanya tingkat kunjungan di Sumsel, gelaran ini pun akan membangkitkan sektor perekonomian masyarakat.

Sebab, masyarakat bisa semakin kreatif dan mengembangkan sektor usaha mereka dengan terpacu adanya even internasional ini.

Hal inilah yang menjadi komitmen Gubernur Sumsel tahun ini. Dampak covid-19 tentu sangat besar terhadap dunia pariwisata di Sumsel.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumsel juga akan terus menggaungkan penyelenggaraan bertaraf internasional lain yang dapat menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Dalam waktu dekat, kami akan menyelenggarakan even Ranau Grand Fondo di Ogan Komering Ulu Selatan. Akan ada belasan negara yang ikut serta dalam even olahraga ini. Dan ini menjadi upaya kita dalam menghidupkan sektor pariwisata yang ada di Sumsel,” pungkasnya. (DW/S1-25)

Baca Juga

Ilustrasi MI

Tim Uji Klinis Anti-Covid Mulai Obati Ribuan Personel Secapa AD

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 15 Juli 2020, 12:39 WIB
Tim uji klinis tersebut terdiri dari Universitas Airlangga, Badan Intelijen Negara (BIN) dan TNI...
Istimewa

Pencarian Korban Banjir Bandang Masamba masih Dilanjutkan

👤Lina Herlina 🕔Rabu 15 Juli 2020, 12:09 WIB
Jumlah rumah hanyut dilaporkan sebanyak 10 unit, tertimbun lumpur bercampur pasir yang tingginya antara 1-4 meter 213 unit. Dan jumlah...
MI/Siswantini Suryandari

Pariwisata di Era New Normal Jadi Pemantik Perekonomian di Babel

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Rabu 15 Juli 2020, 11:54 WIB
Provinsi Bangka Belitung menjadi salah satu dari lima daerah pariwisata yang diizinkan dibuka pada masa kenormalan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya