Minggu 28 Juni 2020, 11:54 WIB

Mentan: Diversifikasi dari Pangan Lokal Kokohkan Ketahanan Pangan

mediaindonesia com | Ekonomi
Mentan: Diversifikasi dari Pangan Lokal Kokohkan Ketahanan Pangan

Ist/Kementan
Mentan Syahrul Yasin Limpo mengampanyekan Gerakan Diversifikasi Pangan dalam rangkaian acara Hari Krida Pertanian di Jakarta, Minggu (28/6).

 

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengampanyekan Gerakan Diversifikasi Pangan dalam rangkaian acara Hari Krida Pertanian di Jakarta, Minggu (28/6).

Dengan slogan 'Indah dan Bahagia dengan Pangan Lokal', Gerakan Diversifikasi Pangan digelar sebagai upaya untuk mendorong ketersediaan dan konsumsi pangan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman. 

Menurut Mentan SYL, Gerakan Diversifikasi Pangan mewakili harapan dan kebutuhan dari seluruh rakyat Indonesia agar ketahanan pangan tetap kokoh, yang memperkuat hadirnya negara yang sejahtera. 

"Hari ini kita mengampanyekan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal. Kita menyatakan diverifikasi pangan lokal adalah kekayaan dan budaya bangsa. Bukan hanya beras yang kita miliki. Tapi yang kita miliki berbagai pangan lainnya. Tidak hanya beras, ada ubi-ubian, jagung, sorgum, sagu, kentang, labu, dan lainnya," ujar Mentan SYL. 

Lebih lanjut Mentan SYL mengungkapkan, upaya sekecil apapun akan menjadi langkah untuk turut memperkuat ketahanan bangsa yang artinya kita memiliki kekuatan dan kemampuan bersama.

Dalam acara ini, Mentan SYL juga meluncurkan roadmap Diversifikasi Pangan Lokal sebagai sumber karbohidrat non-beras.

Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi, menuturkan, roadmap diversifikasi pangan hulu hingga hilir, meliputi  produksi, pascapanen, stok dan pengolahan, pemasaran hingga pemanfaatan berupa edukasi ke masyarakat.  

Agung menjelaskan bahwa untuk tahun 2020 hingga tahun 2021 mendatang, upaya diversifikasi pangan lokal pengganti beras meliputi penyediaan benih atau bibit unggul, pupuk, dan pendampingan.

Selain itu, Agung juga mengatakan perlunya mempertahankan areal tanam dan menambah areal baru untuk pisang sumber karbohidrat.

Dalam Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal, ia mengajak masyarakat tidak mengonsumsi beras atau nasi dan produk turunannya sehari dalam setiap bulan serta melakukan kampanye dan edukasi ke masyarakat. 

"Kita mendorong komoditas pangan lokal non beras ini dikembangkan sesuai potensi dan spesifik lokasi, satu wilayah punya satu keunggulan komoditas," ungkap Agung. Fokus komoditas yang menjadi bagian Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal yaitu ubi kayu, sagu, talas,  pisang, kentang, dan jagung.

Selain itu, tambah Agung, sosialisasi dan edukasi akan terus digaungkan agar masyarakat mengonsumsi pangan lokal, karena pangan lokal memiliki kandungan gizi dan menyehatkan.(OL-09)

Baca Juga

Antara/Aditya Pradana Putra

Sanksi Pidana dan Perdata di Perpres Prakerja tak Berlaku Surut

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 13 Juli 2020, 20:31 WIB
Dalam aturan baru itu diatur mengenai pengenaan sanksi kepada peserta yang tidak memenuhi ketentuan. Namun aturan yang menyangkut hal...
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL

Jokowi Beri Bantuan Modal Usaha untuk 60 Pengusaha Mikro

👤Andhika prasetyo 🕔Senin 13 Juli 2020, 20:14 WIB
Modal bantuan kerja sebesar Rp2,4 juta kepada 60 pelaku usaha...
Medcom.id

Per Juni, 105 Fintech Tak Resmi Tawarkan Pinjaman Lewat SMS

👤Hilda Julaika 🕔Senin 13 Juli 2020, 20:03 WIB
"Fintech lending ilegal rata-rata masih menggunakan modus lama, yakni menawarkan kemudahan pinjaman melalui aplikasi atau media...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya