Sabtu 27 Juni 2020, 16:25 WIB

Sri Mulyani Ungkap Progres Stimulus Fiskal di 5 Sektor ini

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Sri Mulyani Ungkap Progres Stimulus Fiskal di 5 Sektor ini

MI/Ramdani
Menkeu Sri Mulyani Indrawati

 

PEMERINTAH menggelontorkan anggaran untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp695,2 triliun. Adapun stimulus fiskal itu dibagikan ke berbagai sektor mulai dari kesehatan hingga pemerintah daerah.

Baca juga: Pemerintah Perlu Percepat Penyaluran Stimulus Fiskal

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, progres stimulus fiskal penanganan virus korona atau covid-19 dan PEN.

1. Sektor Kesehatan

Untuk sektor kesehatan, per 27 Juni 2020. realisasinya telah mencapai 4,68%.

Baca juga: BI: Ekonomi Mulai Membaik Pada Semester II 2020

"Ini karena masalah verifikasi. Dokternya di mana, namanya siapa, RS-nya apa, bertugasnya mana, itu semua antara kehati-hatian dan sampai Juni belum semuanya mendapatkan kompensasi. Demikian juga untuk santunan yang meninggal," ujar Sri Mulyani dalam diskusi daring, Sabtu (27/6).

2. Sektor Pelindungan Sosial

Untuk sektor pelindungan sosial, Sri Mulyani menyebut telah menunjukkan progres yang signifikan atau mencapai 34,06%. Namun, penyerapan masih rendah khususnya di Kartu Prakerja dan BLT Dana Desa.

Baca juga: Rp3.320 Triliun Dana Nasabah Dijamin

"Pelindungan sosial sudah agak lumayan karena kita lakukan namun ini nanti akan muncul datanya, inklusion, ekslusion error, daerah dan desa dalam hal ini semuanya akan memunculkan dinamika yang harus tetap kita perbaiki," sambung Sri Mulyani.

3. Sektor Pemerintah Daerah

Untuk sektoral dan pemerintah daerah, Sri Mulyani menyampaikan belum terjadi pergerakan signifikan karena dukungan dari pemda secara umum masih proses penyelesaian regulasi.

Baca juga: Bank Kecil Rentan Alami Risiko Likuiditas

"Untuk sektoral pemda masih sangat awal karena APBD masih banyak yang harus direvisi, APBN kita sudah lakukan dengan perpres dan untuk itu kemudian dimunculkan semua dokumen keuangan untuk pelaksanaannya," ujar Sri Mulyani.

4. Sektor UMKM

Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencatatkan perkembangan signifikan, di mana per hari ini progressnya mencapai 22,7% karena didorong penempatan dana di bank Himbara sebesar Rp30 triliun.

Baca juga: Langkah Pemerintah Tangani Dampak Covid-19 Sudah Tepat

"Kalau dilihat penyaluran untuk subsidi bunga atau restrukturisasi itu mungkin masih memerlukan akselerasi mungkin bulan Juli baru akan muncul usaha usaha kecil itu mendapatkan subsidi bunga," kata Sri Mulyani.

5. Sektor Pembiayaan Korporasi

Terkait pembiayaan korporasi, Sri Mulyani menyebut belum ada perkembangan sama sekali atau 0%. Hal ini dikarenakan masih dilakukan penyelesaian skema dukungan dan regulasi serta infrastruktur pendukung untuk operasionalisasi.

Baca juga: BUMN Terdampak Pandemi Dapat Stimulus Fiskal Rp 149 Triliun

"Untuk insentif usaha dari sisi perpajakan sudah 10,14%. Wajib pajak yang eligible untuk memanfaatkan insentif pajak tidak mengajukan permohonan dan perlu sosialisasi yang lebih massif dan melibatkan stakeholders terkait," tegas Sri Mulyani. (X-15)

Baca Juga

Dok pribadi

Gus Ipul Berharap Banyak Pengusaha Berinvestasi di Pasuruan

👤Retno Hemawati 🕔Senin 26 Oktober 2020, 22:45 WIB
Ia juga berharap pengusaha asli Pasuruan bisa berkembang lebih besar menjadi pengusaha skala nasional dan bahkan...
ANTARA

Relaksasi Restrukturisasi Membantu Sektor UMKM

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 26 Oktober 2020, 22:05 WIB
Kondisi perekonomian di masa transisi masih belum terlalu bangkit. Karena di sisi mobilitas dan aktivitas masyarakat masih terbatas dan...
Antara

Meningkat, Menhub Sebut Kini Ada 26 Trayek Tol Laut

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 21:35 WIB
Sejak diluncurkan pada 2015, program Tol Laut terus mengalami peningkatan dan perkembangan, baik dari segi infrastruktur, trayek atau...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya