Sabtu 27 Juni 2020, 14:00 WIB

Mau Bertransformasi ke Digital, UMKM harus Perhatikan Ini

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Mau Bertransformasi ke Digital, UMKM harus Perhatikan Ini

ANTARA/MUHAMMAD IQBAL
Seorang pembuat sepeda kargo menyelesaikan pesanan pelanggannya di workshop Alam Project di Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (22/6).

 

STAF Khusus Menteri Keuangan,Yustinus Prastowo menyebut ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum melakukan tranformasi sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ke digital. 

Sebab, digital dan konvensional adalah dua konsep yang memiliki perbedaan signifikan.

Yustinus mengatakan, gejala pertama adalah digitalisasi, sedangkan digitlasi merupakan dematerialisasi, dan konsekuensi dematerialisasi adalah bertumbuhnya intensibel, valuasi melebihi provit. Ilmu akuntansi pun akan tertantang karena ilmu akuntansi dan pajak tertinggal jauh.

"Karena dematerialisasi kita juga perlu masuk juga ke fenomena itu, jadi jangan membayangkan material saja, tapi harus yang imaterial sebagai konsekuensi digitalisasi. Selain secara physical ada perubahan, paradigma juga harus ikut berubah, itu yang penting," ujar Yustinus dalam Webinar IKANAS STAN, Sabtu (27/6).

Baca juga: Ini 2 Macam UMKM yang Bisa Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Gejala kedua transformasi ke digital adalah pemadatan ruang dan waktu. Yustinus menyebut, digital yang memanfaatkan teknologi menjadikan jarak sangat relatif, karena teknologi maka soal hubungan kedaulatan akan menjadi pertanyaan besar.

"Apakah masih relevan? ini penting untuk meng-capture isu. Kita ingin memajaki netflix, apple, google dan sebagainya, dalam konteks ini apakah kita sudah mempertimbangkan kalau ada tarikan semacam ini?" sambungnya.

Gejala ketiga adalah multicentre of the subject. Dia menyebut dahulu mudah melihat suatu subjek pajak, bisa dilihat melalui Pasal 2 Undang-undang PPh. Namun, memasuki digitalisasi hal itu akan berubah situasinya.

"Sekarang persis itu runtuh karena kita masuk role baru, jadi yang mengontrol diri sendiri modal itu bisa kesana kemari dengan leluasa tanpa dia harus masuk dalam suatu klaster subjek," pungkasnya. (A-2)

 

Baca Juga

Antara/Iggoy el Fitra

Terkendala Dana, Pembangunan Tol Trans Sumatra Baru 14%

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 07 Juli 2020, 16:14 WIB
Untuk membangun ruas tol sepanjang 2.878 km, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 500 triliun. Saat ini, dana yang terkumpul baru mencapai Rp 113...
ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/

Curhat Dirut Garuda: Penerbangan ke Bali Cuma Diisi 20 Penumpang

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 07 Juli 2020, 15:34 WIB
Sebelum pandemi Covid-19 Garuda Indonesia mampu melayani penerbangan setiap harinya mencapai 16 penerbangan dengan tujuan Bandara...
ANTARA/MOHAMMAD AYUDHA

Pemerintah Rilis Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 07 Juli 2020, 15:31 WIB
"Perbankan telah diberikan keleluasaan melakukan restrukturisasi kredit, maka sesudah restrukturisasi tersebut pemerintah menganggap...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya