Sabtu 27 Juni 2020, 12:41 WIB

Koperasi Kredit Obor Mas di Sikka Dipercaya Salurkan KUR

Gabriel Langga | Nusantara
Koperasi Kredit Obor Mas di Sikka Dipercaya Salurkan KUR

MI/Gabriel Langga
Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM RI Ahmad Zabadi saat berkunjung ke Koperasi Kredit Obor Mas Kabupaten Sikka, NTT

 

KOPERASI Simpan Pinjam (KSP) Koperasi Kredit (Kopdit) Obor Mas merupakan koperasi kedua di Indonesia yang dialokasikan dana kredit usaha rakyat (KUR) dari Kementerian Koperasi dan UKM. Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM RI Ahmad Zabadi menyampaikan Kopdit Obor Mas sebagai koperasi pertama di Indonesia yang  dipercaya oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI sebagai penyalur KUR.

Untuk itu, Ahmad Zabadi berharap Kopdit Obor Mas bisa menjadi role model bagi koperasi di Indonesia untuk mendorong koperasi lainnya bergerak di sektor riil.

"Ada 74 persen keanggotaan Kopdit Obor Mas bergerak di sektor UKM. Saya kira ini bisa menjadi role model, bagaimana koperasi lainnya bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor riil. Obor Mas bisa menjadi pelopor penyalur KUR bagi koperasi lainnya," ujar Ahmad Zabadi  saat melakukan kunjungan kerjanya, Sabtu (27/6) di Kantor Cabang Kopdit Obor Mas Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Ia menilai  selama orang hanya membayangkan yang menjadi pelopor itu hanya mereka di Pulau Jawa saja. Namun Kopdit Obor Mas yang berada di NTT bisa menjadi pelopor penyalur KUR bagi koperasi lainnya di Indonesia

"Biasanya pelopor itu mestinya koperasi di Pulau Jawa. Ternyata tidak, ini Kopdit Obor Mas ada di Sikka. Ini kan luar biasa," puji Ahmad Zabadi

Menurut dia, kepeloporan ini, bagaimana mendorong para anggota-anggota koperasi yang bergerak di sektor riil UKM agar mereka juga mampu mengkonsolidasikan potensinya, sehingga bukan sekedar dipenuhi dari aspek pembiayaan oleh Kopdit Obor Mas, tetapi juga bisa mengkonsolidasikan dengan membentuk koperasi-koperasi di sektor riil.

baca juga: Ini 2 Macam UMKM yang Bisa Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Selain itu, Ahmad Zabadi menyampaikan manajemen Kopdit Obor Mas yang diterapkan sudah berbasis digital. Artinya, relatif dan sudah real time dengan begitu, terjamin adanya transparansi dan akuntabilitas, sehingga kepercayaan anggota terhadap koperasi ini sangat tinggi.

"Saya kira Kopdit Obor Mas bisa menjadi model dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di sektor-sektor riil," pungkas dia (OL-3)

Baca Juga

MI/Yohanes Manasye

Guru Komite Digaji di Bawah Rp500 Ribu, Kepala Sekolah Didemo

👤Yohanes Manasye 🕔Senin 13 Juli 2020, 21:44 WIB
Para guru menyebutkan, selama masa pandemi Covid-19, sejumlah guru komite digaji secara tidak...
TNI AD

Istri KSAD Bantu Perajin Pahat Batu di Muntilan

👤Rudy Polycarpus 🕔Senin 13 Juli 2020, 21:40 WIB
Hetty mengatakan, kunjungannya ini dalam rangka memberikan bantuan dan dukungan kepada para perajin yang terdampak pandemi...
Antara

Tak Bermasker Emil Siapkan Sanksi Denda hingga Kurungan

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 13 Juli 2020, 20:55 WIB
TEMUAN tiga klaster baru di Jawa Barat menjadi cambuk agar penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan demi memutus rantai penularan....

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya