Sabtu 27 Juni 2020, 11:45 WIB

Revisi UU Pemilu Jadi Ruang Penguatan Keterwakilan Perempuan

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
 Revisi UU Pemilu Jadi Ruang Penguatan Keterwakilan Perempuan

MI/USMAN ISKANDAR
Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggaraini

 

REVISI Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu merupakan peluang bagi pemerintah dan DPR dalam meneguhkan afirmasi 30% keterwakilan perempuan. Termasuk pula mendorong kaum hawa memiliki kesempatan lebih luas di ranah politik.

"Norma afirmasi keterwakilan perempuan dalam PKPU Pencalonan dinaikkan ke dalam UU Pemilu. Komposisi penyelenggara pemilu memuat paling sedikit 30% perempuan," papar Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggaraini, Sabtu (27/6).

Menurut dia, afirmasi keterwakilan perempuan dalam UU ini mesti mempertegas norma yang sebelumnya hanya tertuang dalam PKPU. 

Ke depan ruang bagi perempuan berlandaskan UU Pemilu seperti pencalonan perempuan pada nomor urut satu pada paling sedikit 30% dapil.

Baca juga: Tahapan Pilkada bisa Terhenti

Kemudian persyaratan sebagai kader atau anggota sekurang-kurangnya 3 tahun sebelum pendaftaran caleg. 

"Termasuk juga alokasi dana negara berupa banpol) paling sedikit 30% untuk Pendidikan politik, kaderisasi, dan rekrutmen politik perempuan," katanya.

Kebijakan afirmasi dalam pemilu tidak hanya berhenti pada level pencalonan minimal 30% perempuan dari daftar calon yang diajukan oleh partai politik. 

"Afirmasi perlu hadir pada arena kampanye melalui bantuan dana negara untuk memfasilitasi kampanye perempuan melalui iklan di media massa cetak atau elektronik dan alat peraga minimal 30% bagi calon anggota legislatif perempuan di setiap partai politik," pungkasnya. (A-2)

Baca Juga

 MI/Susanto

Pemilu Serentak Gagal Capai Tujuan

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Minggu 12 Juli 2020, 12:41 WIB
Banyak hal yang diasumsikan akan terlaksana dengan pemilu serentak ternyata berjalan sebaliknya. Salah satunya soal efek ekor...
MI/RAMDANI

Terkait E-KTP Joko Tjandra, Lurah Grogol Selatan Dinonaktifkan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 12 Juli 2020, 11:00 WIB
Laporan investigasi Inspektorat sudah selesai dan jelas terlihat bahwa yang bersangkutan telah melanggar prosedur penerbitan e-KTP...
ilustrasi

Penganiayaan WNI ABK Lu Huang Yuan Yu Pakai Benda Tumpul

👤Kautsar Bobi 🕔Minggu 12 Juli 2020, 09:17 WIB
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengatakan luka memar yang ada pada tubuh Hasan diakibatkan benda...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya