Sabtu 27 Juni 2020, 06:45 WIB

Kadinkes Kota Bogor: Broadcast Kota Bogor Zona Hitam, Hoaks

Antara | Megapolitan
Kadinkes Kota Bogor: Broadcast Kota Bogor Zona Hitam, Hoaks

ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jabar Ridwan Kamil berbincang dengan Wali Kota Bogor Bima Arya di gerbong KRL.

 

KEPALA Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Ratno menegaskan bahwa pesan berantai atau broadcast yang menyebutkan bahwa DKI Jakarta kembali zona merah, Bogor zona hitam adalah informasi hoaks.

"Informasi itu tidak benar alias hoaks," kata Sri Nowo Retno ketika dikonfirmasi di Kota Bogor, Jumat (25/6) malam.
  
Retno panggilan akrab Sri Nowo Ratno mengatakan Kota Bogor masuk wilayah administratif Jawa Barat dan penilaian level kewaspadaan terhadap covid-19 dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jawa Barat. Dari hasil penilaian GTPP Covid-19 Jawa Barat terkini, posisi Kota Bogor berada di zona kuning. Menurut Retno, penetapan level kewaspadaan di Jawa Barat diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 46 tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Secara Proporsional
Sesuai Level Kewaspadaan Daerah Kabupaten/Kota sebagai Persiapan Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Dalam penentuan level kewaspadaan, kata Retno, ada sembilan indikator yang dipakai Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni laju ODP, PDP, pasien positif, kesembuhan, kematian, reproduksi instan, transmisi/kontak indeks, pergerakan orang, dan risiko geografi atau perbatasan dengan wilayah transmisi lokal. 

"Sembilan indikator ini berdasarkan kajian dan rekomendasi pakar epidemiologi," katanya.
  
Dari sembilan indikator tersebut, dikelompokkan dalam lima level kewaspadaan kabupaten/kota. Level pertama, rendah (hijau) tidak ditemukan kasus positif. Level kedua, moderat (biru), kasus ditemukan secara sporadis atau impor. Level ketiga, cukup berat (kuning), ada klaster tunggal. Level keempat, berat (merah) ditemukan beberapa klaster, dan Level kelima kritis (hitam) penularan pada komunitas.

baca juga: Kang Emil Imbau Warga Jakarta Jangan Dulu Ke Puncak

Menurut Retno, kelima level kewaspadaan ini akan melahirkan perlakuan atau protokol berbeda-beda pada setiap kabupaten/kota. Berdasarkan penilaian oleh GTPP Covid-19 Jawa Barat untuk periode V (28 Mei-10 Juni 2020) Kota Bogor termasuk pada level kuning yakni cukup berat.
  
Data kasus positif Covid-19 di Kota Bogor, hingga Jumat, 25 Juni 2020 ada 174 kasus positif. Menurut Retno, dari analisis pelacakan kasus, penyebaran virus masih terkendali pada kelompok/klaster tertentu, tidak terjadi transmisi lokal dalam masyarakat yang menyebar secara cepat. (OL-3)


 

Baca Juga

Medcom.id/Jufriansyah

Editor Metro TV Dianiaya sebelum Dibunuh

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 12 Juli 2020, 03:55 WIB
Polisi, lanjut Irwan, masih mencari benda tumpul itu di lokasi kejadian, pinggir Tol JORR Pesanggrahan, Jalan Ulujami Raya, Jakarta...
Antara

Tangkap Dua Kurir Narkoba, Polisi Sita 18 Paket Sabu

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 21:55 WIB
Sabu yang disita berasal jaringan Aceh dan akan diedarkan di wilayah hukum Polda Metro...
Dok.MI

4 Pilot Konsumsi Sabu, Kemenhub Janji Tak Akan Intervensi

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 17:51 WIB
Penanganan terhadap dugaan penyalahgunaan narkoba oleh pilot adalah wewenang penuh pihak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya