Sabtu 27 Juni 2020, 06:08 WIB

Peneliti Indonesia Siapkan Vaksin Merah Putih

Pro/Ata/CNA/Nur/X-10 | Humaniora
Peneliti Indonesia Siapkan Vaksin Merah Putih

vaccine pipeline/nature journal/AFP
Berpacu Menciptakan Vaksin Covid-19

 

KEPALA Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio, mengatakan peneliti-peneliti Eijkman saat ini terus berupaya membuat vaksin covid-19. Pekerjaan yang tidak mudah itu dilakukan demi menghasilkan vaksin yang sesuai untuk mengatasi virus yang berkembang di Indonesia.

“Vaksin yang kami kembangkan inilah vaksin merah putih. Jadi dikembangkan oleh Indonesia sendiri, untuk Indonesia sendiri, berasal dari virus yang ada di Indonesia sendiri,” ujar Amin dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Amin mengatakan saat ini Eijkman sudah pada tahap melakukan sekuensing DNA atau pengurutan DNA virus-virus yang ada di Indonesia. Dengan begitu, nantinya diharapkan vaksin yang tercipta benar-benar efektif melawan covid-19 yang berkembang di Indonesia.

Menurut Amin, sejauh ini para peneliti telah berhasil melakukan ampflifikasi atau duplikasi gen virus. Selanjutnya tahapan lain akan dilakukan sebelum nanti hasil akhir diuji klinis.

“Kami hanya diberi waktu sampai Maret tahun depan untuk bisa hasilnya diberikan kepada Biofarma guna dilanjutkan ke uji klinis,” ujar Amin.

Saat ini, hambatan yang paling besar ialah mendatangkan reagen dari luar negeri. Persaingan ketat terjadi di antara negara-negara dalam mendapatkan reagen tersebut. Tantangan lainnya ialah mulai banyak pihak asing yang ingin mengujicobakan vaksin buatan mereka di Indonesia.

“Padahal belum tentu vaksin yang dikembangkan di negara lain itu bisa dikembangkan di Indonesia karena ada perbedaan karakteristik virus dan sebagainya,” jelasnya.

Pada kesempatan berbeda, Amin juga mengatakan terapi plasma konvalesen bukan merupakan metode pencegahan terhadap covid-19. “Kita tidak boleh menganggap ini metode pencegahan. Itu anggapan yang keliru. Karena kalau masih sehat nggak perlu dikasih apa-apa,” kata Amin di Graha BNPB, Jakarta, kemarin.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan masih belum pasti para ilmuwan bisa membuat vaksin yang efektif melawan covid-19.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, jika vaksin seperti itu menjadi kenyataan, harus menjadi barang publik yang tersedia untuk semua. “Akan sangat sulit untuk mengatakan dengan pasti bahwa kita akan memiliki vaksin,” kata dia.(Pro/Ata/CNA/Nur/X-10)

Baca Juga

ANTARA

Flu Babi G4 belum Ditemukan di Indonesia

👤MI 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 01:15 WIB
PEMERINTAH Indonesia menyatakan flu babi G4 EA H1N1 yang memicu wabah baru di Tiongkok belum ditemukan di...
Sumber: Departemen Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro/LIPI/Riset MI-NRC

Menghitung Rupiah dari Kerusakan Terumbu Karang

👤MI 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 00:35 WIB
ISU kerusakan ekosistem pesisir dan laut semakin marak belakangan...
healthline.com

Tunda Kehamilan saat Pandemi

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 00:10 WIB
BADAN Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyarankan pasangan muda dan pasangan berusia...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya