Jumat 26 Juni 2020, 18:30 WIB

UPTDK Jabar Rampungkan Pengawasan Ketenagakerjaan di Aice

Ghani Nurcahyadi | Nusantara
UPTDK Jabar Rampungkan Pengawasan Ketenagakerjaan di Aice

Dok. Aice Group
Sosialisasi laktasi pada karyawan Alpen Food Industry, anak usaha Aice Group

 

KANTOR Unit Pelaksana Teknis Daerah Ketenagakerjaan (UPTDK) Jawa Barat telah rampung melakukan pengawasan norma kerja terhadap Aice Group.

Kepala Seksi Norma Kerja UPTDK Wilayah II Jabar Bukti Nainggoan mengatakan, seluruh rangkaian pengawasan telah dijawab oleh Aice Gorup sesuai aturan yang berlaku.

“Kami telah menerima berkas jawaban dan berbagai dokumen bukti pendukung pada beberapa waktu lalu. Kami berharap perusahaan akan selalu menjaga performa berbagai elemen keselamatan, kesehatan dan berbagai elemen lainnya serta mempertahankan aturan sebelumnya yang telah dijalankan dengan sangat baik terkait ketenagakerjaan," kata Bukti dalam diskusi virtual,Juamt (26/6).

Bukti menegaskan, UPTDK akan secara intensif melakukan proses pengawasan dan bimbingan yang diperlukan untuk menjaga berbagai norma tersebut.

UPTDK Wilayah II Jabar sebelumya mengeluarkan nota pengawasan terhadap Aice Group pada Februari silam. Nota pengawasan dikeluarkan setelah adanya aduan dari pekerja di Aice Group ke Kementerian Ketenagakerjaan dan kunjungan UPTDK ke perusahaan penghasil es krim tersebut.

Baca juga : Tekan Kemiskinan, Gubernur NTT Larang Warganya Punya Anak Banyak

Juru bicara perusahaan Aice Gorup bidang Sumber Daya Manusia Antonius Hermawan Susilo mengatakan, proses pengawasan dan anjuran dari regulator telah dilaksanakan oleh Aice Group. Berbagai langkah penguatan sistem ketenagakerjaan mulai dari proses bisnis hingga produksi.

"Berbagai langkah yang perusahaan sudah dan akan terus keluarkan dalam capex dan investasi lainnya di ranah ketenagakerjaan ini sejalan dengan visi kami menjadikan karyawan sebagai aset penting perusahaan,” jelas Antonius.

Antonius mengungkapkan, pihaknya telah menerima hasil riksa uji keselamatan dan kesehatan kerja terhadap lingkungan kerja. Berbagai parameter Carbon Monoxide (CO), TSP, Nitrogen Dioxide (NO2), Sulfur Dioxide (SO2), Ammonia (NH3), dan Hydrogen Sulfide (H2S) menunjukkan hasil riksa yang jauh di bawah rentang yang aman bagi keselamatan pekerja.

Di sisi pelaynan kesehatan karyawan, Aice juga telah mengaktifkan pelayanan kesehatan 24 jam dan untuk tenaga kerja perempuan, perusahaan sudah menguatkan sistem perusahaan dalam melindungi pekerja yang sedang hamil.

“Kami sudah memperkuat berbagai kebijakan penting terkait kesehatan dan keselamatan kerja. Terlebih bagi pekerja perempuan dan ibu hamil. Di sisi lingkungan kerja, pemeriksaan dan pengujian oleh pihak ketiga juga sudah rampung. Kami sedari awal menambah jam operasional klinik perusahaan sehingga sekarang full 24 jam. Ini sudah melampaui ketentuan yang berlaku atasnya,” ujar Antonius. (OL-7)

Baca Juga

MI/Hijrah Ibrahim

Tiga Pejabat di Kota Ternate Positif Covid-19

👤Hijrah Ibrahim 🕔Selasa 14 Juli 2020, 10:00 WIB
Tiga pejabat di lingkungan Pemkot Ternate, Maluku Utara positif covid-19. Kasus covid-19 di kota itu terus...
MI/Gabriel Langga

Bupati Sikka Belum Izinkan Kapal Pelni Masuk Maumere

👤Gabriel Langga 🕔Selasa 14 Juli 2020, 09:52 WIB
Bupati Sikka mengungkapkan masyarakatnya masih mengalami trauma dengan kasus masuk kapal Pelni KM Lambelu. Ada beberapa penumpang dari...
MI/Martinus Solo

Positif Korona Bertambah, Masyarakat Kota Sorong Harus Waspada

👤Martinus Solo 🕔Selasa 14 Juli 2020, 09:16 WIB
Ada 117 sampel covid-19 dari hasil uji swab di Kota Sorong positif, warga di wilayah itu diminta tetap waspada dan menjalankan protokol...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya