Jumat 26 Juni 2020, 14:07 WIB

Karantina Pertanian Manado Bangun Gugus Wasdak Timur

mediaindonesia.com | Ekonomi
Karantina Pertanian Manado Bangun Gugus Wasdak Timur

DOK KEMENTAN

 

Satwa dan tumbuhan endemis dari wilayah Timur Indonesia sangat kaya dan beragam. Wujudnya yang menarik menjadi minat tidak hanya masyarakat lokal namun dunia. Hal inilah yang juga memicu maraknya perdagangan ilegal tumbuhan dan satwa liar (TSL).

Untuk keseimbangan alam, kelestarian TSL harus dijaga, dilindungi, dan pengawasan juga pengendalian saat dilalulintaskan kini menjadi tugas perkarantinaan sesuai dengan peraturan barunya (UU 21/2019).

"Sejak diundangkannya tanggal 18 Oktober 2019 yang lalu, tugas ini terintegrasi dengan tindakan karantina pertanian di border," kata Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksyidan saat rapat koordinasi perkarantinaan wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua secara daring, Rabu (24/6).

Menurut Donni, tingginya lalulintas perdagangan dari Sulawesi Utara ke wilayah timur seperti ke Maluku, Maluku Utara, dan Papua, maka diperlukan peningkatan pengawasannya.

Pertemuan yang juga dihadiri oleh Kepala Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Perkarantina dan Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani, Barantan, secara daring.
 
''Selain untuk menguatkan kordinasi, Donni juga menyebutkan pentingnya membangun pengawasan Karantina yang terintegrasi. Apalagi ragam banyak dan lalu lintasnya sangat tinggi,'' imbuhnya.

Gugus Wasdak Karantina Wilayah Timur
Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani yang diwakili oleh Loenardus menyebutkan sejalan dengan kebijakan Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo) terkait sinergisitas pertanian maka pihaknya secara aktif berkordinasi dengan Dinas Provinsi di seluruh Indonesia.

Hal ini dilakukan agar tidak ada kebijakan daerah yang justru bertentangan dengan kebijakan di pusat. Pertemuan juga turut dihadiri secara aktif oleh 14 (empat belas) unit pelaksana teknis karantina pertanian di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Melalui daring, Kepala Pusat KKIP, Junaidi menyampaikan apresiasinya atas inisiasi Karantina Pertanian Manado. Ia memberikan arahan agar tetap lakukan koordinasi dengan pihak eksternal dan memperhatikan kearifan lokal. "Bangun gugus pengawasan dan penindakan (wasdak) Karantina Pertanian di wilayah Timur," tutup Junaidi. (RO/OL-10)

Baca Juga

Antara/Moch Asim

Perpres Baru Kartu Prakerja Dinilai Lahirkan Kerancuan Baru

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 10 Juli 2020, 21:32 WIB
Itu terkait dengan pasal 31A yang menyebutkan pemilihan mitra program Kartu Prakerja bukan merupakan bagian dari pengadaan barang dan jasa...
Dok. Petrokimia gresik

Dorong Ketahanan Pangan, Petrokimia Gresik Gencarkan Inovasi

👤M. Iqbal Al Macchmudi 🕔Jumat 10 Juli 2020, 21:17 WIB
Indonesia harus memperkuat sektor pertanian domestik sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional dan terhindar dari krisis...
MI/Andri Widiyanto

Cegah Kasus Indosurya Terulang, Pengawasan Koperasi Diperketat

👤Antara 🕔Jumat 10 Juli 2020, 20:30 WIB
PEMERINTAH akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas bisnis koperasi untuk mencegah terulangnya kasus gagal bayar Koperasi Simpan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya