Jumat 26 Juni 2020, 13:40 WIB

Nagari Koto Rantang Bangun Jembatan Tani dengan Dana Desa

Yose Hendra | Nusantara
Nagari Koto Rantang Bangun Jembatan Tani dengan Dana Desa

MI/Yose Hendara
Jembatan penghubung usaha tani menggunakan dana desa.

 

PEMERINTAH Nagari (desa) Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, menganggarkan Rp217 juta untuk membangun Jembatan Puduang di Jorong Sitingkai.

Camat Palupuah, Hasrizal menyebutkan, anggaran itu bersumber dari dana desa tahun 2020. Pengerjaannya sudah dimulai pada 10 Mei 2020, yang dilakukan secara swakelola dengan lama pengerjaan 90 hari kerja.

"Jembatan Puduang yang dibangun dengan panjang 17 meter dan lebar 1,5 meter ini, untuk penghubung jalan usaha tani yang sudah dibangun sebelumnya," katanya.

Menurut Hasrizal, apabila jembatan ini selesai dikerjakan, maka masyarakat akan mudah mengangkut hasil pertaniannya. Sebab, sebelumnya hanya memanfaatkan titian kayu untuk akses masyarakat ke areal pertaniannya.

Bahkan katanya, jalan dan jembatan salah satu faktor yang akan  meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk itu, seiring dengan telah dibangunnya jalan usaha tani beberapa tahun lalu, juga disusul dengan pembangunan jembatan.

"Lahan pertanian masyarakat di areal itu cukup luas lebih kurang 30 hektar," terangnya, Jumat (26/6).

Dengan luasnya areal pertanian masyarakat, maka fasilitas yang akan menunjang usaha pertaniannya juga harus memadai. Yose Hendra (OL-13)

Baca Juga: Kementan Uji Kompetensi 1.464 Penyuluh dari 31 Provinsi

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Moullies

Akses Jalan Trans Sulawesi Belum Bisa Dilintasi

👤Lina Herlina 🕔Kamis 16 Juli 2020, 07:34 WIB
Tim SAR gabungamberhasil menyelamatkan 1.500 warga dari enam kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta,...
Istimewa

Pengamat: RUU Cipta Kerja Menguntungkan Pekerja

👤Denny Susanto 🕔Kamis 16 Juli 2020, 07:27 WIB
Pengamat ekonomi Prof Muhammad Handry Imansyah mengatakan RUU Cipta Kerja bukan hanya untungkan pengusaha, tapi buruh dan seluruh...
CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP

Cegah Penyebaran, 1 Persen Dari Total Warga Aceh Harus Swab Test

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Kamis 16 Juli 2020, 07:18 WIB
Paling tidak kurang satu persen dari jumlah pendudiuk Aceh sebanyak 5,3 juta harus menjalani swab test melalui laboratorium kesehatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya