Jumat 26 Juni 2020, 13:00 WIB

Kementan Uji Kompetensi 1.464 Penyuluh dari 31 Provinsi

Muhamad Fauzi | Nusantara
Kementan Uji Kompetensi 1.464 Penyuluh dari 31 Provinsi

Istimewa
Kementan selenggarakan uji kompetensi untuk 1.466 di 31 provinsi.

 

PENYULUH pertanian adalah think tank atau 'otaknya' petani maka dia harus lebih pintar agar wawasan dan ilmu pengetahuannya bermanfaat bagi petani. Hal itu diyakini Kepala BPPSDMP Prof Dedi Nursyamsi akan memudahkan penyuluh mengikuti Uji Kompetensi, yang digelar Kementerian Pertanian RI pada Senin, 6 Juli 2020 yang diikuti 1.464 penyuluh dari 31 provinsi.

"Penyuluh adalah otak-nya petani. Kalau penyuluh hebat maka petani juga hebat. Penyuluh yang demikian akan mendukung kinerja petani meningkatkan produksi pertanian dari hulu ke hilir sehingga laba hasil produksi akan meningkatkan kesejahteraan petani," kata Dedi Nursyamsi saat membuka Pembekalan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian via video conference di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, penyuluh pertanian ideal bagi Indonesia telah dikemukakan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo akan menjadi tulang punggung keberhasilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan melaksanakan peran, fungsi dan tugas sebagai Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani).

Dedi mengingatkan peran vital penyuluh sebagai garda terdepan sektor pertanian, petani mendapat informasi dan pengetahuan tentang bercocok tanam yang baik, sehingga panen berlimpah dengan kualitas unggul.

Sementara Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan BPPSDMP) Leli Nuryati mengharapkan 1.464 penyuluh peserta uji kompetensi mempersiapkan diri lahir dan batin agar dapat menjawab 100 soal selama 90 menit dengan baik dan benar. "Kami doakan seluruh peserta ujian lulus uji kompetensi."

Kabag Organisasi Kementan, Nur Wahidah mengatakan uji kompetensi tahun ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) setelah Badan Kepegawaian Negara (BKN) tahun ini tidak menggelar Computer Assisted Test (CAT) terkait pandemi Covid-19.

"Uji kompetensi dengan CAT System namun tahun ini tidak terkoneksi ke BKN, Kementan menyelenggarakan dengan link tersendiri," kata Nur Wahidah mewakili Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementan.

Kapusluh Leli Nuryati menambahkan bahwa untuk meningkatkan kemampuan penyuluh mengikuti Uji Kompetensi 6 Juli 2020 maka Pusluhtan menggelar pembekalan selama tiga hari, 24 - 26 Juni 2020.

Pembekalan hari pertama, Rabu (24/6) dibagi dua sesi diikuti para penyuluh dari pusat, BBP2TP Bogor dan delapan provinsi: Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Bali.

Pembekalan sesi tiga hingga lima berlangsung Kamis (25/6) diikuti penyuluh dari 18 provinsi: Maluku, Maluku Utara, Papua, NTB, NTT, Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Jambi dan Sumatera Selatan.

Hari ini, Jumat (26/6) sebagai sesi terakhir diikuti penyuluh dari enam provinsi: Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Riau dan Bengkulu.

"Hanya penyuluh Sumatera Utara dan Papua Barat tidak ikut uji kompetensi karena tidak mendaftar," kata Leli Nuryati didampingi Kabid Kelembagaan & Ketenagaan Penyuluhan - Pusluhtan, Joko Samiyono selaku moderator.(OL-13)

Baca Juga: DKI Terapkan Aplikasi Digital untuk Putus Rantai Covid-19

Baca Juga

Antara

Tak Bermasker Emil Siapkan Sanksi Denda hingga Kurungan

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 13 Juli 2020, 20:55 WIB
TEMUAN tiga klaster baru di Jawa Barat menjadi cambuk agar penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan demi memutus rantai penularan....
MI/Adi Kristiadi

Covid Melandai Kini DBD Unjukgigi di Tasikmalaya

👤Adi Kristiadi 🕔Senin 13 Juli 2020, 20:20 WIB
DINAS Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya...
 MI/Widjajadi

Rudy tidak Alergi Solo Berstatus Zona Hitam

👤Widjajadi 🕔Senin 13 Juli 2020, 20:07 WIB
Dia sangat prihatin karena tambahan kasus yang semula selalu satu digit, pada Minggu (12/7) melonjak hingga 18...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya