Jumat 26 Juni 2020, 07:37 WIB

Lagi, Emas Turun 4,5 dolar AS

Antara | Ekonomi
Lagi, Emas Turun 4,5 dolar AS

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Pramuniaga menata perhiasan emas di sebuah gerai emas di Malang, Jawa Timur, Selasa (9/6/2020).

 

EMAS berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange kembali jatuh di hari keduanya secara berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Penurunannya dipicu oleh tekanan dolar AS yang terus menguat di hari keduanya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun 4,5 dolar AS atau 0,25%, menjadi ditutup pada 1.770,6 dolar AS per ounce. Emas berjangka juga merosot 6,9 dolar AS atau 0,39% menjadi 1.775,10 dolar AS per ounce pada perdagangan Rabu (24/6), setelah melonjak 15,60 dolar AS atau 0,88% menjadi 1.782,00 dolar AS pada Selasa (23/6).

Sebelumnya, emas berjangka juga menguat 13,40 dolar AS atau 0,76% menjadi 1.766,40 dolar AS pada Senin (22/6) dan melonjak 21,9 dolar AS atau 1,27% menjadi 1.753,00 dolar AS akhir pekan lalu.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,29% menjadi 97,4380, membuat logam mulia menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang lainnya.

Baca juga: Emas Turun Dipicu Aksi Ambil Untung

Emas berada di bawah tekanan tambahan karena laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS pada Kamis (25/6) menunjukkan pesanan barang tahan lama meningkat 15,8% pada Mei, lebih baik dari yang diperkirakan mengingat wabah covid-19 yang sedang berlangsung.

Penurunan emas sedikit tertahan karena laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis (25/6) menyatakan klaim pengangguran awal sebesar 1,48 juta, lebih buruk dari yang diperkirakan.

Para analis pasar mengaitkan angka itu dengan kenaikan kasus baru covid-19 karena data menunjukkan gelombang pertama belum berakhir. Kasus covid-19 di banyak negara bagian AS termasuk California, Florida dan Texas telah meningkat dalam beberapa hari terakhir.

"Jatuhnya harga emas masih dilihat oleh investor sebagai peluang pembelian," kata Commerzbank dalam sebuah catatan.

"Karena itu kami menganggap kelemahan terbaru dalam harga emas sebagai sementara dan membayangkan tertinggi baru dalam waktu dekat".

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 22,5 sen atau 1,27%, menjadi ditutup pada 17,895 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 1,9 dolar AS atau 0,24% menjadi ditutup pada 802,7 dolar AS per ounce.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

PT SMI Suntik Rp1,857 Triliun ke 8 Daerah

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 27 November 2020, 04:30 WIB
Pemerintah daerah di Pulau Jawa masih mendominasi pinjaman dengan porsi 64%, Sulawesi 23%, Sumatra 10%, Maluku dan Papua 2%, serta Bali dan...
DOK BTN

BTN Siap Garap Kawasan Industri

👤Try/E-1 🕔Jumat 27 November 2020, 04:20 WIB
Direktur Consumer and Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar mengatakan kawasan industri menjadi salah satu tumpuan pemerintah untuk...
Nhac NGUYEN / AFP

Siapkan Strategi Jalankan RCEP

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 27 November 2020, 04:10 WIB
Potensi peningkatan defisit membayangi perekonomian Indonesia selama impor masih deras mengalir...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya