Selasa 23 Juni 2020, 17:50 WIB

Rosita, Robot Multiguna Pelayanan Covid-19 dari UMP

Lilik Darmawan | Nusantara
Rosita, Robot Multiguna Pelayanan Covid-19 dari UMP

MI/Lilik
Rosita, robot asisten perawat karya Fakultas Teknik dan Sains (FST) Universitas Muhammadiyah Purwokerto

 

Namanya Rosita. Yang terbayang di benak pasti pemilik nama Rosita adalah seorang perempuan.

Namun, ternyata Rosita adalah nama robot multiguna untuk pelayanan covid-19 hasil kreasi dari Fakultas Teknik dan Sains (FST) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng). Mulai Rabu (24/6) besok, Rosita mulai diperbantukan di PKU Muhammadiyah Gombong, Kebumen.

Rosita disebut sebagai robot asisten perawat. Bentuknya seperti rak buku. Ada rak di bagian robot tersebut. Paling atas dilengkapi dengan kamera, penyemprot disinfektan, dan pengukur suhu. Sedangkan di bagian bawah ada sensor gerak.

Robot itu menggunakan energi baterai yang dapat diisi ulang. Robot digerakkan dari pusat pengendali melalui laptop. Sinyalnya dipancarkan melalui internet.

Dekan FST UMP Teguh Marhendi mengatakan bahwa Rosita merupakan robot multiguna. Ada beragam fungsi yang dapat dilakukan oleh Rosita. Misalnya pada bagian paling atas robot dilengkapi dengan pengukur suhu tubuh.

"Jadi, jika selama ini pengukur suhu tubuh dengan thermo gun, misalnya, harus dekat, maka dengan adanya Rosita tidak perlu lagi. Yang mendekat adalah robot kepada orang yang akan diukur suhunya. Suhu dapat diketahui melalui dari laptop pengendali Rosita," jelas Teguh di kampus UMP,  Selasa (23/6).

Selain dilengkapi dengan pengukur suhu, Rosita dilengkapi dengan penyemprot disinfektan.

Fungsi lainnya adalah mengantarkan makanan dan obat tanpa melibatkan manusia. "Jadi, rak-rak tersebut digunakan untuk mengangkut obat dan makanan, sehingga akan dapat menggantikan peran manusia," lanjut Teguh.

Robot ini, kata Teguh, memang difokuskan pada pelayanan ruang isolasi covid-19.

"Ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk memberikan sumbangsih bagi penanganan covid-19. Setelah uji coba berkali-kali dan sukses, maka Rosita akan mulai menjalankan tugasnya pada
Rabu (24/6) di PKU Muhammadiyah Gombong," ujar Teguh.

Baca juga: Akhir Juni, Obyek Wisata di Majalengka Dibuka Lagi

Menurutnya, proses pembuatan robot memerlukan dana sekitar Rp30 juta hingga Rp40 juta. "Pembuatannya melibatkan para ahli dari berbagai disiplin ilmu," papar Teguh.

Yang jelas, kata Teguh, Rosita diharapkan benar-benar dapat membantu pelayanan khususnya dalam penanggulangan covid-19. "Sebab dapat mengurangi kontak secara langsung dengan mereka yang positif covid-19," tandasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Rosita Itmi Hidayat mengatakan bahwa robot tersebut menggunakan motor listrik dengan energi baterai. "Dengan baterai yang diisi penuh, maka robot akan mampu beraktivitas selama 2-3 jam. Jarak antara robot dan pengendali bisa jauh, asalkan di sekitar robot ada wireless router. Dengan alat itu, maka pengendali masih tetap
dapat terkoneksi dengan robot yang digerakkan," jelasnya.

Menurut Itmi, pihaknya baru memproduksi satu robot. "Namun, kalau nanti masih ada yang membutuhkan, kami bisa membuat lagi," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

MI/Cikwan Suwandi

Pasangan Cellica-Aep Tawarkan Program Tata Kelola Lingkungan

👤Cikwan Suwandi 🕔Selasa 24 November 2020, 13:15 WIB
Aep mengatakan, Karawang memiliki Pegunungan Sanggabuana yang merupakan generator alam terpenting untuk sejumlah kabupaten khususnya...
ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Ditemukan Jejak Macan di Merapi

👤Agus Utantoro 🕔Selasa 24 November 2020, 13:05 WIB
Pekerja proyek perbaikan jalan akses pengungsian Singlar-Ngancar Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman menemukan...
Istimewa

Pemuda Pancasila Imbau Jangan Pasang Baliho Provokatif

👤Bagus Suryo 🕔Selasa 24 November 2020, 12:55 WIB
Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila di Kabupaten Malang, Jawa Timur mengimbau masyarakat jangan ikut-ikutan memasang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya