Senin 22 Juni 2020, 11:05 WIB

Bantu Dokter, Aplikasi E-Rekam Medis Izidok Hadir di Indonesia

mediaindonesia.com | Pernik
Bantu Dokter, Aplikasi E-Rekam Medis Izidok Hadir di Indonesia

Dok. Izidok

Metode manual dalam sistem administrasi dan pencatatan rekam yang masih diterapkan oleh dokter praktik mandiri memunculkan beberapa masalah. Kehadiran izidok, yaitu aplikasi e-Rekam Medis pertama di Indonesia, bisa menjadi angin segar untuk dokter praktik mandiri. 

Dengan rekomendasi dari Primer Koperasi Ikatan Dokter Indonesia (Primkop IDI), izidok menawarkan solusi memudahkan input e-Rekam Medis dan operasionalisasi dokter praktik mandiri.  Beberapa masalah yang timbul dari metoe manual antara lain seperti data administrasi dan rekam medis pasien yang hilang, rusak, dan susah dicari. 

Berangkat dari latar belakang inilah, Timur Bawono, Chief Operating Officer (COO) PT Medlinx Asia Teknologi menggagas penciptaan izidok. izidok dilengkapi dengan beberapa fitur unggulan, seperti e-Rekam Medis dengan diagnosis ICD 10 dan Write and Type Ready. Dua fitur ini memungkinkan dokter untuk menginput rekam medis pasien secara elektronik baik dengan mengetik (type) atau menulis (write) dengan stylus pen.

Salah satu hal penting dalam penyelenggaraan praktik dokter ialah komunikasi yang berkelanjutan dengan pasien, untuk itulah izidok juga menyediakan fitur Patient Engagement.
Melalui fitur ini, dokter dapat mengirim pesan pengingat (reminder) kepada pasien tentang jadwal kunjungan berikutnya. Pesan ini pun dikirim secara otomatis karena sudah terintegrasi dengan sistem izidok.

Izidok merupakan aplikasi berbasis website atau lebih dikenal dengan sebutan SaaS (Software as a Service). Artinya, pengguna izidok dapat mengakses aplikasi ini dengan mengetikkan URL izidok.id pada browser tanpa perlu melakukan proses instalasi apa pun. Layanan SaaS atau aplikasi berbasis website sendiri sudah banyak dipakai dan menjadi tren baru di dunia startup, karena mudah diakses oleh pengguna dengan berbagai perangkat.

“Sudah saatnya teknologi digital berintegrasi dengan praktik dalam dunia kesehatan. Selain memberi kemudahan bagi dokter dan membuat operasionalisasi di tempat praktik lebih efisien, saya juga berharap hadirnya izidok dapat membantu para dokter meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pasien,” kata Ketua Umum Primer Koperasi Ikatan Dokter Indonesia (Primkop IDI), Dr. Daeng M. Faqih, S.H.,\ M.H.

Kehadiran izidok diharapkan menjadi terobosan baru di dunia teknologi kesehatan (healthtech), terutama untuk dokter praktik mandiri. Kini, aktivitas operasionalisasi di tempat praktik tidak perlu dijalankan secara manual. Dokter pun dapat beralih ke metode digital yang lebih mudah dan efisien. (RO)

Baca Juga

Nurul Huda, penulis Buku Tips dan Trik Menjadi MC Profesional--Dok. Pribadi

Siapapun Bisa Jadi MC Profesional

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 24 Juni 2020, 09:15 WIB
MC menjadi salah satu profesi pilihan saat...
Dok. Prasetya Mulya

Branding Tepat, Bisnis Pariwisata dan Makanan Bisa Menggeliat

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Juni 2020, 13:05 WIB
Perlu strategic thinking dan complex problem solving dalam proses bisnis pariwisata dan...
DOk. Prasetiya Mulya

Keterampilan Manajemen Terbaru Topang Keberlanjutan Bisnis

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 15 Juni 2020, 14:05 WIB
Kondisi pandemi covid-19 telah membuat masyarakat mengedepankan aspek kesehatan ketika melakukan rutinitas sehari-hari....

TAFSIR AL-MISHBAH

Read More

CELOTEH

Read More

JADWAL IMSAKIYAH
Jumat, 07 Agu 2020 / Ramadan 1441 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : 04:25 WIB
Subuh : 04:35 WIB
Terbit : 05:51 WIB
Dhuha : 06:20 WIB
Dzuhur : 11:53 WIB
Ashar : 15:14 WIB
Maghrib : 17:47 WIB
Isya : 18:59 WIB

PERNIK

Read More