Senin 22 Juni 2020, 09:10 WIB

Keuskupan Maumere Aktifkan Misa Mulai Awal Juli

Gabriel Langga | Nusantara
Keuskupan Maumere Aktifkan Misa Mulai Awal Juli

MI/MOAT ANGGA
Tidak ada aktivitas misa di Gereja Thomas Morus selam pandemi covid-19.

 

Keuskupan Maumere menyatakan aktivitas beribadah langsung di gereja di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur akan diaktifkan awal Juli 2020.

Sekretaris Keuskupan Maumere, Romo Epi Rimo menuturkan memasuki era new normal ini, ibadah bersama di gereja baru akan diterapkan pada awal Juli mendatang dengan penerapan protokoler kesehatan covid-19. Namun, lansia dan anak-anak dilarang mengikuti misa di gereja.

"Awal Juli sudah bisa diberlakukan misa di gereja dengan berpijak pada pedoman perayaan ekaristi Keuskupan Maumere menyambut new normal," kata Romo Epi, Senin (22/6).

Dalam penerapan kenormalan baru di gereja, lanjutnya, tidak semua umat boleh mengikuti misa bersama di gereja. Khusus bagi lansia dan anak-anak dilarang mengikuti misa di gereja.

"Lansia dan anak-anak serta orang yang sakit, kita tidak izinkan mengikuti misa di gereja. Mereka nanti misa di rumah saja melalui live streaming," jelas Romo Epi.

Baca juga: Tersambar Petir, Kapal Nelayan Sungailiat Pecah Lalu Tenggelam

Untuk menghindari terjadinya kerumunan dan jaga jarak di gereja, ungkap Romo Epi, pihaknya akan memperbanyak jam misa. "Kan kuota di dalam gereja harus 20-30 persen. Berarti jam misa kita akan perbanyak. Semua protap dalam perayaan ekaristi sudah kita atur. Selain itu, kita juga akan atur misa per lingkungan," tandasnya.

Umat yang ingin mengikuti misa di gereja, imbuhnya, diimbau agar tetap mengenakan masker dan mencuci tangan di depan gereja.

Bila memungkinkan, katanya, pihaknya akan melakukan pengukuran suhu tubuh bagi umat yang hendak mengikuti misa di gereja.

"Kita akan gelar pertemuan dengan seluruh pastor pada Rabu (24 Juni) untuk melakukan sosialisasi dan simulasi pedoman protokol misa, sehingga pemberlakuan misa di awal Juli, mereka telah siap," papar Romo Epi.

Dia menambahkan bahwa selain pedoman misa pada hari minggu, pihaknya juga akan membahas tentang perayaan misa di sakramen-sakramen lainnya, karena liturgi kita sangat komunikatif.

"Umat dan pemimpin misa terlibat aktif dalam perayaan misa. Jadi, perlu diatur secara baik dan sangat hati-hati. Prinsip protokol kesehatan harus diterapkan," tegasnya. (OL-14)

Baca Juga

Istimewa

Warga Bantaran Sungai Waspadai Banjir

👤Hijrah Ibrahim 🕔Kamis 26 November 2020, 08:38 WIB
BPBD Kota Ternnate mengeluarkan peringatan bagi warga yang bermukim di bantaran sungai untuk mewaspadai musim hujan dan...
MI/Djoko Sardjono

Pengungsi Merapi masih Bertahan

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 26 November 2020, 08:28 WIB
Sebanyak 375 pengungsi erupsi Gunung Merapi masih bertahan barak Balai Desa Balerante dan Balai Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang,...
MI/Supardji Rasban

Hasil Tracking, Pejabat Brebes Positif Covid-19 Bertambah

👤Supardji Rasban 🕔Kamis 26 November 2020, 07:12 WIB
Hasil tracking pejabat di lingkungan Pemkab Brebes terkonfirmasi positif covid-19 usai tour Bromo-Malang, bertambah dari 10 orang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya